(Khotbah pada Rabu, 05 September 2012 di Sikensi dekat Abidjan - Pantai Gading)
1Baik! Saya akan berbicara pagi ini tentang bagaimana gereja Katolik dahulu dan kamu akan melihat bahwa Teriakan tengah malam hanyalah pemulihan dari benih asli yang telah dihancurkan oleh iblis. Pertama-tama kita tahu bahwa dari generasi ke generasi, sejak Adam, siapa yang telah menjadi imam agung yaitu jembatan, perantara antara Allah dan manusia, dialah nabi utusan yang hidup. Setiap nabi utusan sejak Nuh adalah perantara antara Allah dan manusia pada zamannya.
2Dan sejak abad-abad pertama, gereja Katolik tahu bahwa tidak mungkin terdapat dua kebenaran atau dua Gereja di bumi. Dengarkan apa yang telah dikatakan oleh gereja Katolik: « Semua manusia, untuk diselamatkan, harus terhisap dalam gereja yang sejati yaitu gereja Katolik Roma », dan perkataan ini masih tercantum di antara seluruh dogma dan pengakuan iman yang paling pertama dari gereja Katolik Roma, hari ini.
3Dan gereja Katolik telah menghasilkan wahyu-wahyu baru yang tidak ada di dalam Alkitab: pemujaan relikui-relikui dan malaikat-malaikat, sakramen-sakramen krisma, pengakuan dosa dan lain-lain, perubahan pengakuan dosa di depan umum menjadi pengakuan dosa di telinga, indulgensi-indulgensi... inilah sekian banyak dogma yang memiliki nilai yang sama bagi orang-orang Katolik seperti setiap perkataan Alkitab. Gereja Katolik Roma pada permulaannya telah menolak untuk mengurung Allah di dalam sebuah buku yang disebut Alkitab. Dan hal itu, gereja-gereja Protestan, Injili dan Branhamis hari ini tidak mengetahuinya.
4Gereja Katolik memiliki roh yang baik dan cara pandang yang benar. Ia tahu bahwa Allah orang-orang Yahudi berbicara melalui seorang nabi yang hidup dan ia telah menyiapkan segalanya, bahkan seorang nabi yang hidup dalam diri paus Roma. Hanya tinggal satu hal saja: Allah yang harus berbicara kepada paus ini! Padahal, Allah hanya berbicara kepada nabi dan bukan kepada paus karena paus adalah seorang imam agung dan Allah tidak berbicara kepada imam agung.
5Allah tidak berbicara kepada rasul-rasul, nabi-nabi gereja, penginjil-penginjil dan guru-guru. Allah tidak berbicara kepada pastor-pastor tetapi Allah berbicara melalui seorang nabi yang memiliki panggillan dan komisi. Tetapi Allah hanya menyatakan Firman-Nya kepada seorang nabi utusan dalam satu generasi. [Catatan Redaksi: Jemaat berkata: « Amin! »]. Dan orang-orang Katolik mencoba untuk menghasilkan seorang nabi utusan tetapi hal itu tidak berhasil. Mereka menempatkan sebuah gambar dari hal yang sejati, seorang nabi yang disebut nabi palsu dalam Wahyu 16:13. Seorang nabi buatan tangan manusia seperti lembu emas Harun dengan seluruh keagungan manusia.
6Mengapa? Karena orang-orang Katolik tahu bahwa Alkitab adalah sejarah dan pada saat katekisasilah diajarkan kepada anak-anak kecil segala sesuatu yang diajarkan di gereja-gereja Katolik, Protestan, Injili, Branhamis dan Islam serta Yudaisme hari ini. Orang-orang Katolik tahu bahwa Alkitab sekarang adalah sejarah dan geografi Israel. Hal itu telah menyelamatkan pada zamannya, tetapi hal itu tidak dapat lagi menyelamatkan hari ini. [Catatan Redaksi: Jemaat berkata: « Amin! »].
7Dan suatu hari, seorang wanita telah menulis kepada saya dengan mengatakan: « Nabi Kacou, apa yang mengejutkan saya tentang Anda, adalah ketika Anda mengatakan bahwa Alkitab yang kudus harus ada di museum »? Saya berkata kepadanya: « Nyonya yang terkasih, Codex Sinaiticus dan Codex Alexandrinus, kedua manuskrip dari mana semua terjemahan Alkitab berasal termasuk Darby ada di museum Inggris di London, British Museum di London. Allah telah menempatkan mereka di museum karena waktu mereka sudah berlalu. Secara normal, mereka harus tetap berada di sana karena kamu tidak pernah bisa diselamatkan dengan mendasarkan imanmu pada Alkitab ». Ia berkata: « Oh nabi, hati saya berdarah mendengar hal itu ». Saya berkata kepadanya: « Namun itulah kenyataannya, yang asli dari Alkitab ada di museum. Pastor kamulah yang tidak memberitahukan kebenaran kepadamu karena ia sendiri berada di dalam kegelapan ». [Catatan Redaksi: Jemaat berkata: « Amin! »]. Kamu lihat?
8Saya akan memberitahukan kepadamu bahwa orang-orang Katolik tahu bahwa ketika Yesus berkata: « Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan Gereja-Ku », Dia sedang berbicara tentang wahyu kenabian. Itulah kebenaran yang tepat! Orang-orang Katolik pertama ini mengetahui hal itu itulah sebabnya mereka mulai menghasilkan wahyu-wahyu baru yang harus dipercayai untuk memperoleh Hidup yang kekal. Dan mereka menyebut wahyu-wahyu baru ini: dogma-dogma atau pengakuan-pengakuan iman dan dogma-dogma ini memiliki nilai yang sama seperti setiap Perkataan Alkitab dan telah diundangkan bahwa: « Menolak sebuah dogma, sama seperti menolak Kristus itu sendiri ».
9Katolisisme lahir jauh sebelum kitab-kitab para nabi dan kitab-kitab Tawarikh Israel dikumpulkan dalam satu buku yang disebut Alkitab. Dan pada waktu itu, orang-orang Katolik mengetahui dasar-dasar yang benar dari kekristenan dan di atas dasar-dasar inilah mereka telah mencoba untuk membangun.
10Pada awalnya, orang-orang Katolik bahkan tidak percaya pada penggambaran rupa Yesus. Orang-orang Katolik pertama telah melarang penggambaran rupa Yesus sampai konsili Konstantinopel pada tahun 692. Saya pernah berbicara dengan seseorang yang mengaku telah melihat Yesus dalam suatu penglihatan. Saya berkata kepadanya: « Tetapi bagaimana engkau tahu bahwa orang yang engkau lihat itu adalah Yesus »? Dan ia berkata: « Saya pernah melihat foto-foto Yesus ». Kamu lihat seluruh kejahatan yang telah dilakukan oleh Saksi-Saksi Yehuwa dan gereja-gereja terhadap bumi?
11Kamu lihat? Kaisar-kaisar Roma tahu bahwa kekristenan adalah suatu keberlanjutan dan suatu kehidupan. Katolisisme telah memusnahkan Gereja yang sejati dan telah memaksakan dirinya di atas seluruh permukaan bumi. Dan untuk mengabadikan kekristenan, ia berkewajiban untuk menghidupkan kembali setiap sifat kekristenan dan hal pertama yang ditunggu-tunggu oleh seluruh dunia adalah seorang nabi utusan. Baik itu Yudaisme atau kekristenan, itu adalah dasar yang sama seperti suatu benda dan bayangannya. Satu dasar saja, iman kepada Allah melalui nabi-nabi-Nya. [Catatan Redaksi: Jemaat berkata: « Amin! »].
12Dan gereja Katolik memberikan suatu gambar dari nabi dalam diri kaisar Roma yang sudah memiliki kerajaannya secara rohani dan duniawi atas penduduk bumi. Jadi gereja Katolik telah mulai dengan seorang nabi yang tidak dapat salah. Orang-orang Katolik telah mengangkat dogma-dogma mereka ke tingkat wahyu-wahyu kenabian. Kamu lihat? Orang-orang Katolik tahu bahwa pemimpin Gereja yang sejati haruslah seorang nabi yang tidak dapat salah. Dan mereka memberikan sifat tidak dapat salah itu kepada paus Roma. Padahal hal itu, orang-orang Protestan, Injili dan Branhamis tidak mengetahuinya dan tidak akan pernah mengetahuinya. Pada dasarnya, kita tahu bahwa semua gereja Katolik, Protestan, Injili dan Branhamis berasal dari iblis tetapi pada alasnya, gereja Katolik lebih dekat dengan kebenaran. Seorang Katolik lebih dekat dengan kebenaran daripada seorang Protestan, Injili atau Branhamis.
13Dan paus menerima meterai sifat tidak dapat salah sehingga perkataan-perkataan yang dinyatakan oleh paus harus memiliki nilai yang sama seperti Perkataan-perkataan Alkitab. Tetapi sayangnya, semua orang menyadari bahwa paus membuat kesalahan seperti manusia pada umumnya. Dengan demikian, telah diputuskan dalam suatu konsili bahwa, sifat tidak dapat salah itu diberikan kepadanya secara pengecualian meskipun ia tidak demikian. Dogma itu berkata: « Yesus Kristus telah memberikan kepada Petrus dan penerus-penerusnya, para Paus, hak istimewa sifat tidak dapat salah ».
14Dan gereja Katolik telah memberikan kepada paus Roma sifat tidak dapat salah dan seluruh kuasa yang dimiliki oleh nabi-nabi yang kudus. Dan ada sebuah dogma Katolik yang berkata: « Menolak sebuah dogma sama seperti menolak Kristus itu sendiri ». Kamu lihat? Semua itu benar dalam bentuknya! Menolak Firman dari seorang nabi utusan yang hidup, sama seperti menolak Yesus Kristus Sendiri! [Catatan Redaksi: Jemaat berkata: « Amin! »].
15Di luar Gereja yang sejati yang dipimpin oleh seorang nabi yang hidup, satu-satunya gereja yang berbicara tentang Kerajaan Sorga dan yang berbicara tentang kunci-kunci Kerajaan Sorga sebagai hal yang masih ada di bumi, adalah gereja Katolik Roma. Semua patung Petrus di Vatikan menggambarkannya dengan kunci-kunci di tangan. Dan kamu telah melihat gambar-gambar paus-paus Roma dengan sekeranjang kunci-kunci yang sama yang telah diserahkan oleh Tuhan Yesus Kristus kepada Petrus karena gereja ini tahu bahwa kunci-kunci Kerajaan Sorga harus ada di bumi bersama seorang manusia. Kamu lihat?
16Perhatikanlah setiap kepercayaan dari permulaan gereja Katolik dan kamu akan melihat bahwa ia telah mencoba hal yang sejati! Hari ini, di antara semua gereja termasuk orang-orang Branhamis, gereja Katolik adalah yang paling dekat dengan dasar-dasar kebenaran. Mereka seharusnya dapat dengan mudah menerima bahwa dalam kedaulatan, Allah dapat membangkitkan nabi utusan ini di luar gereja Katolik. Tetapi mereka tidak menerima hal itu.
17Dan pada Minggu pagi, kamu, orang-orang Katolik, Protestan, Injili dan Branhamis, kamu menghabiskan waktumu untuk mendengarkan apa yang bukan Firman Allah dan itulah yang menjauhkanmu dari Allah. Imam-imam dan rabi-rabi Yahudi menghabiskan waktu mereka untuk memberitakan kepalsuan-kepalsuan di rumah-rumah ibadat. Mereka berkata: « Prajurit-prajurit Roma yang kamu lihat, kamu tidak akan melihat mereka lagi. Apa yang diperlihatkan Musa kepada prajurit-prajurit Firaun, tidak dapat dibandingkan dengan apa yang akan diperlihatkan Mesias kepada prajurit-prajurit Roma ... ». Mereka berkata: « Mesias akan melakukan ini, Mesias akan melakukan itu » dan orang-orang Yahudi percaya akan hal itu padahal mereka itu bukanlah nabi-nabi utusan.
18Iblis orang-orang Yahudi, adalah rabi-rabi mereka sendiri. Mereka begitu menjauhkan orang-orang Yahudi dari kebenaran dan itulah yang membuat orang-orang Yahudi tidak pernah menerima dan tidak pernah bisa menerima Mesias. Dan itulah yang selalu dilakukan oleh iblis dari generasi ke generasi. [Catatan Redaksi: Jemaat berkata: « Amin! »].
19Iblis gereja-gereja Katolik, Protestan, Injili dan Branhamis, adalah pastor-pastor, pendeta-pendeta dan nabi-nabi mereka. Mereka berupaya untuk mengabaikan Teriakan tengah malam tetapi mereka tahu bahwa saya ada di sini, saya adalah butiran pasir di dalam sepatu mereka. Kamu lihat? Orang-orang Katolik telah menolak untuk mengurung Allah di dalam sebuah buku yang disebut Alkitab yang kudus, mereka memiliki gagasan yang lebih besar tentang nabi utusan dibandingkan orang-orang Protestan, Injili dan Branhamis. Dan mereka berkata: « William Branham adalah nabi terakhir! ». Padahal, dalam khotbahnya: Kesembuhan ilahi, William Branham berkata pada ref. 233: « ... Saya tidak akan menjadi penghalang bagi generasi lain. Saya tidak mempunyai apa-apa untuk dihakimi. Saya tidak perlu menanggung penghakiman bersamanya. Tetapi saya harus menanggung penghakiman bersama orang-orang laki-laki dan perempuan dengan siapa saya telah hidup. Di situlah hal itu penting di sana pada kebangkitan. Ketika hari-hari saya selesai dan saya telah melakukan yang terbaik yang saya bisa, jika saya adalah hamba Allah, Allah akan membangkitkan orang lain pada hari itu ketika saya telah pergi ». Demikianlah William Branham telah berkata. [Catatan Redaksi: Jemaat berkata: « Amin! »].
20Seorang nabi yang sejati tidak pernah bisa mengatakan bahwa setelah dia tidak akan ada nabi lagi. Tidak pernah! Hal itu tidak mungkin terjadi. Allah adalah berdaulat dan Hanya Dia yang tahu berapa banyak nabi yang akan Diutus-Nya ke bumi. Setiap nabi yang mengatakan bahwa dia adalah nabi terakhir, itu cukup untuk mengatakan bahwa dia adalah seorang nabi palsu. Dan itulah seluruh kebenaran. Amin! [Catatan Redaksi: Jemaat berkata: « Amin! »].
21Sebagai penutup, sejak tanggal 07 Agustus, ibu saya telah berpulang. Pertama-tama pada tahun 1993, ia menentang kenyataan bahwa saya terlalu setia pada Firman Allah dibandingkan dengan pekerjaan, terutama ketika saya menolak tawaran paman saya untuk menjadi polisi dengan syarat bahwa saya meninggalkan Alkitab. Kemudian mulai tahun 2002, ketika saya mulai memberitakan, melihat bahwa hal itu semakin berkembang, ia tetap diam.
22Dan pada akhir hidupnya, ia mengumpulkan patung-patung Maria milik nyonya dan rosario-rosario serta salib-salibnya dan lain-lain lalu ia pergi membuangnya ke tempat sampah. Saya melihat semua itu tetapi saya berkata kepadanya bahwa hal itu tidak dapat mengalihkan perhatian saya dan bahwa hal itu adalah antara dia dan Allah yang melihat hatinya. Dan ia tidak pernah lagi pergi ke gereja Katolik atau berhubungan dengan seorang pastor Katolik sampai kematiannya. Dan Apakah ia ada dalam bagian saya atau tidak, saya tidak tahu tetapi Allah mengetahuinya.