en-en
fr-fr
es-es
pt-pt

Kacou 127 (Kc.127) : Kacou Philippe, Tahanan Kristus
Surat yang ditulis oleh Nabi Kacou Philippe dari sel penjaranya, pada tanggal 16 Agustus 2016 kepada semua orang yang percaya kepadanya di seluruh dunia.
1 Surat yang saya, nabi Kacou Philippe, telah tulis dari sel penjara saya, pada tanggal 16 Agustus 2016 kepada semua orang yang percaya kepada saya di seluruh dunia.
2 Berkas saya berada di pengadilan tinggi Abidjan. Dan persidangan pertama di hadapan pengadilan tinggi telah berlangsung pada tanggal 10 Agustus dan telah ditunda. Gereja-gereja menginginkan kematian saya tetapi hari ini, saya bebas. Segera saya akan keluar dari sini tetapi saya harus membayar denda sebesar 700 dolar kepada Negara dan selama lima tahun, saya dicabut dari seluruh hak sipil saya. Yang terpenting, saya tidak boleh berbicara tentang Allah jika tidak saya akan kembali ke penjara.
3 Oh Allah, kapankah di bumi saya akan bebas? Kapankah saya tidak akan pernah lagi memiliki borgol di pergelangan tangan saya? Tidak ada lagi kawat berduri di sekeliling saya, tidak ada lagi sel tahanan, tidak ada lagi sirine dan jeruji besi, tidak ada lagi ruang bawah tanah. Kapankah tidak akan ada lagi nasi penjara, tidak ada lagi piring penjara?
4 Kapankah tidak akan ada lagi sipir-sipir bersenjata di sekeliling saya dan saya tidak lagi dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain dengan borgol? Kapankah orang tidak akan pernah lagi berkata kepada saya: "Masuklah ke selmu" dan orang tidak akan pernah lagi mengurung saya seperti seekor hewan dengan gembok besar?
5 Pengadilan telah memutuskan agar saya dihukum dengan larangan memberitakan Injil. Sekarang saya bebas, saya akan berada di luar, tetapi selama lima tahun, saya tidak akan berhak berbicara tentang Allah dengan ancaman kembali ke penjara. Dan jika saya menerima penglihatan dari Allah, akankah saya pergi ke penjara? Akankah saya pergi ke penjara jika Allah berbicara kepada saya? Betapa para nabi telah menderita!
6 Saya berada di penjara tetapi saya tetap menjadi diri saya sendiri dan saya akan selalu demikian karena darah sayalah yang memang demikian dan penjara tidak dapat mengubah saya. Mengapa saya tidak boleh mengatakan bahwa saya adalah satu-satunya nabi Allah yang benar di bumi padahal itulah keberadaan saya yang sebenarnya?
7 Mengenai selebihnya, bagi semua orang yang telah menganiaya saya dan yang masih menganiaya saya, Allah Yang Mahakuasa yang telah mengutus saya akan membalaskan kepada setiap orang sesuai dengan upahnya: Para pendukung konspirasi Sandra Peniel, orang-orang yang menginginkan agar saya dibunuh di rumah saya dengan rekayasa adegan perampokan dan orang-orang yang menginginkan saya berada di penjara atau di pengasingan dan semua yang selebihnya, Allah akan membalaskan kepada setiap orang sesuai dengan upahnya.
8 Saya telah menderita karena Firman Allah sejak penangkapan saya pada hari Jumat tanggal 13 Mei 2016 sebagaimana ada tertulis bahwa kamu akan dibenci dan orang-orang akan menganiaya kamu dan menyeret kamu ke pengadilan-pengadilan dengan berpikir bahwa mereka sedang berbakti kepada Allah.
9 Untuk pertama kalinya dalam hidup saya, saya menghadap pengadilan. Pada hari Jumat tanggal 03 Juni 2016, saya berada di hadapan pengadilan negeri Abidjan. Itu adalah pertama kalinya dan itu adalah untuk persidangan saya sendiri. Ketika saya diinterogasi di berbagai kantor kepolisian, saya tidak tahu bahwa perkataan saya akan dibawa ke pengadilan untuk penghukuman saya. Saya tidak tahu apa-apa tentang hal-hal ini. [Kc.125v11-16]
10 Dan pada hari persidangan saya di hadapan pengadilan negeri, saya tidak tahu siapa hakim, siapa pengacara, siapa panitera, dan siapa jaksa, ... Saya tidak tahu bagaimana memanggil mereka. Tetapi bagi Izebel dan gereja-gereja, di sana ada para jaksa dan pengacara-pengacara mereka. Dan semuanya ngotot menyerang saya. Tubuh saya lemah. Saya telah sakit selama dua hari dan sejak pagi hari persidangan sampai pukul 15.00, saya dikurung di dalam sel tahanan di mana orang-orang yang penasaran datang melihat saya seperti seekor hewan di dalam kandang.
11 Dan dalam persidangan itu, jaksa Katolik Yéo Abel berkata kepada saya untuk tidak mengacu pada Alkitab karena kita tidak berada di gereja melainkan di pengadilan padahal saya adalah seorang hamba Allah. Setiap kali, jaksa berkata kepada saya untuk menjawab dengan ya atau tidak padahal hal itu tidak memungkinkan. Saya tidak berhasil berbicara dan ketika sebuah pertanyaan diajukan kepada saya, sulit bagi saya untuk mengucapkan dua kalimat karena saya selalu diinterupsi.
12 Sebelum persidangan saya, polisi pengadilan memerintahkan agar semua telepon seluler dimatikan. Bahkan para wartawan tidak boleh merekam, mengambil video, atau mengambil foto. Dan semua ini atas hasutan Izebel.
13 Ini adalah urusan keagamaan dan saya tidak menerima seorang pengacara membela saya untuk urusan yang murni keagamaan. Ada pengacara-pengacara sukarela, bahkan satu jam sebelum persidangan dimulai. Tetapi saya telah berkata kepada murid-murid saya bahwa Tuhan Yesus Kristus adalah pengacara kita. Dan juga demi sejarah, saya lebih memilih mendapatkan hukuman dua puluh tahun penjara tanpa potongan daripada bebas karena bantuan seorang pengacara. Sebab Allah Sendirilah yang sedang menulis sejarah Gereja sejak tahun 1993.
14 Dan pada akhir persidangan, jaksa menuntut sepuluh tahun penjara tanpa potongan bagi saya. Mengapa? Karena saya mengatakan bahwa saya adalah satu-satunya nabi Allah yang benar di bumi melalui mandat ilahi. Dan jaksa meminta agar dituliskan dalam buku catatan persidangan bahwa saya telah menyatakan di hadapan pengadilan bahwa saya adalah satu-satunya nabi yang benar di bumi melalui mandat ilahi pada tanggal yang pasti. Dan hal itu dituliskan dalam buku catatan persidangan oleh panitera di hadapan seluruh hadirin agar digenapi Yohanes 19 ayat 19 sampai 21.
15 Sebuah negara sekuler sedang mengadili dan menghukum seorang nabi Allah. Bagaimana seseorang dapat dijatuhi hukuman sepuluh tahun penjara tanpa potongan hanya karena dia mengatakan sebagai satu-satunya nabi Allah yang benar di bumi?
16 Dan kamu orang-orang Katolik, Protestan, Injili, dan Branhamis, jika kamu benar-benar orang-orang Kristen, bagaimana kamu dapat meminta bantuan pengadilan kafir dengan uang untuk memasukkan seorang nabi ke dalam penjara karena apa yang dikhotbahkannya? Apakah hal itu tertulis di dalam Alkitab? Apakah itu yang dikatakan 1 Korintus 6:1 sampai 4 untuk kamu lakukan? Suatu hari nanti, kamu akan mempertanggungjawabkan hal ini di hadapan Allah. Tetapi saya, saya menyerahkan semuanya ke dalam tangan Dia yang telah mengutus saya pada tanggal 24 April 1993. Sebab, jika tidak ada tanggal 24 April 1993, tidak akan pernah ada persidangan ini. Allah yang telah mengutus sayalah yang sedang kamu adili dan hukum. Dan di hadapan Dialah persidangan ini akan berakhir suatu hari nanti.
17 Semua orang yang telah memberikan uang dan semua orang yang mengikuti orang-orang yang telah memberikan uang, dan orang-orang yang telah menerima uang dan semua orang yang mengetahuinya dan tidak mengatakan apa-apa serta semua orang yang tidak bersalah, di hadapan Allah Yang Mahakuasa yang telah mengutus sayalah mereka akan pergi memberikan pertanggungjawaban. Dan Dia, akan membalaskan kepada setiap orang upahnya dan ganjarannya.
18 Kamu tidak berada di sana pada zaman Tuhan Yesus Kristus dan nabi-nabi Alkitab tetapi kamu berada di sana pada zaman nabi Kacou Philippe yang telah diutus oleh Allah Yang Mahakuasa kepadamu sejak tanggal 24 April 1993. Sejarah berulang. Sanhedrin para pendeta dari gereja-gereja yang berbedalah yang telah menyeret saya ke polisi dan ke pengadilan-pengadilan dengan uang. Dan telah dilaporkan kepada saya bahwa, di Yopougon, sebuah gereja Injili telah mengumpulkan dana untuk pemenjaraan saya. Dan pada hari persidangan, bahkan sebelum saya diadili, para pemimpin Injili telah mengaku kepada seorang wartawan bahwa saya akan dijatuhi hukuman 10 tahun. Dan seorang perempuan Muslim menyatakan telah melihat Izebel di dalam ruangan seorang jaksa dengan uang di dalam amplop cokelat.
19 Dan saya mengucapkan terima kasih kepada Allah karena sejak hari Jumat tanggal 13 Mei, di mana pun saya lewat, saya tetap mempertahankan pendirian saya sesuai dengan penglihatan tanggal 24 April 1993. Dalam setiap berita acara, saya telah menegaskan bahwa saya adalah satu-satunya, saya adalah satu-satunya nabi Allah yang benar di bumi dan bahwa para pemimpin Muslim, Katolik, Protestan, Injili, dan Branhamis adalah penjelmaan iblis.
20 Dan saya mengucapkan terima kasih kepada Allah karena meskipun saya dikurung, saya tidak menerima untuk didaftarkan bersama para pemimpin Muslim dan Kristen. Saya tidak menerima hal itu dan saya tidak akan pernah menerimanya. Saya telah menghabiskan lima hari dan lima malam duduk di atas sebuah kursi tetapi saya menolak untuk membubuhkan sidik jari saya di mana para pemimpin Muslim dan Kristen telah membubuhkan sidik jari mereka. Saya tidak melakukannya dan saya tidak akan pernah melakukannya. Dan suatu hari nanti, saya akan bahagia di hadapan Allah karena tidak melakukannya.
21 Bagaimana bisa para pendeta dari gereja-gereja yang berbeda menyeret seorang nabi ke hadapan polisi dan pengadilan-pengadilan karena Pesannya? Apakah Allah telah menjadi Satan dan sekarang Abel yang berada di dalam kulit seorang jaksa kafir untuk membunuh Kain? Dan seluruh dunia begitu buta sehingga tidak melihat Keselamatan yang begitu dekat dengannya.
22 Jika gereja-gereja menganggap bahwa saya berada dalam kesesatan atau bahwa saya mengganggu mereka, saya mengundang mereka ke suatu konfrontasi publik yang besar di hadapan media. Bukan di dalam pengadilan kafir karena bukanlah wewenang para homoseksual dan peminum Wiski untuk mengatakan siapa nabi yang benar atau palsu.
23 Dan engkau perempuan Izebel yang sedang haid, engkau yang menyebut dirimu nabiah, namamu tidak akan lagi dipanggil Jeanne melainkan Izebel. Dan engkau akan menjadi sumber kutukan bagi keturunanmu kecuali atas perkataan saya. Namamu akan menjadi Izebel Monney dan engkau akan menjadi sumber kutukan.
24 Sekarang siapakah Izebel dan dari manakah datangnya Izebel, imam perempuan Baal ini? Seorang asing. Izebel adalah seorang asing. Dia datang dari negara lain, dia memberikan sumbangan-sumbangan di rumah-rumah sakit dan seterusnya lalu memenangkan hati Israel. Dia adalah putri Etbaal, raja orang Sidon, dia adalah seorang asing yang menganiaya Elia dan seluruh Israel serta semua imam setuju dengannya karena Elialah yang dianiaya.
25 Dan di pihak sini, Izebel yang sama seorang asing menganiaya nabi Kacou Philippe dan seluruh Pantai Gading setuju dengannya karena ini adalah tentang Kacou Philippe. Seorang asing yang bertindak atas nama para imam dari sebuah negara yang bukan negaranya. Hanya darah yang buruk yang bisa melakukan hal itu. Darah Samory Touré yang bisa melakukan hal itu.
26 Sekarang lihatlah tipe yang sempurna dari Alkitab, hal ini bukanlah suatu kebetulan. Ini adalah tipe yang sempurna dari Alkitab. Amin! Tirus dan Sidon berada di sebelah barat daya Israel dekat Mesir. Dan Etbaal, raja Sidon telah menyebarkan penyembahan Baal dengan kekerasan sampai ke Israel. Persis seperti yang telah dilakukan Samory Touré dengan Islam.
27 Di sana dalam Alkitab, seorang putri Etbaal datang menganiaya Elia di Israel dan di sini, seorang asing, dari garis keturunan Samory Touré datang ke Pantai Gading melalui pernikahan, menampilkan diri sebagai seorang ratu seperti seorang nabiah untuk menganiaya Elia. Darah Yahudi dalam diri seorang perempuan tidak mungkin melakukan apa yang telah dilakukan Izebel di sana di Israel. Dan darah Yahudi dalam diri seorang perempuan tidak mungkin melakukan apa yang telah dilakukan Izebel di pihak sini, di Pantai Gading. Lihatlah Izebel memanipulasi para hakim dan para imam menurut 1 Raja-raja 21.
28 Oh engkau Izebel yang menyebut dirimu nabiah, engkau yang polisi dan pengadilan-pengadilan adalah kekuatanmu, engkau yang menyandang nama uang dan yang bersumpah di atas Alkitab untuk mengatakan kebenaran! Engkau yang pengadilan-pengadilan adalah Roh Kudusmu dan kekuatanmu. Saya melihat semangatmu di hadapan Baal dan di hadapan manusia, tetapi apa yang kamu katakan tentang semua uang yang telah kamu berikan untuk penganiayaan dan pemenjaraan nabi Elia?
29 Tidak ada seorang pun di dalam ruangan yang tidak merasa geram. Dan sebuah surat kabar telah menulis: "Terkadang, muncul kesan seolah-olah Allahlah yang sedang diadili di pengadilan, sedemikian gigihnya jaksa menyerang nabi Kacou Philippe yang ditolaknya untuk terus-menerus mengacu pada Alkitab dalam jawaban-jawabannya".
30 Dan saya, saya tidak menggunakan pengacara karena saya adalah seekor anak domba dan itulah cara saya menyodorkan kepala saya kepada mereka agar dipotong dengan lebih mudah. Dan itulah yang telah dilakukan: tuntutan sepuluh tahun pemenjaraan tanpa potongan diajukan terhadap saya.
31 Dan di dalam penjara, saya tidak ditempatkan di gedung khusus di mana tokoh-tokoh penting berada melainkan saya bersama para penjahat, pencuri, dan pembunuh. Adalah hal yang tidak mungkin bahwa suatu hari nanti, tidak ada persidangan lain di Surga, di hadapan Allah. Sebuah persidangan di pengadilan surgawi di mana politik, hubungan, dan uang Izebel Monney serta nabi-nabi Baal tidak akan berada di sana untuk menyuap polisi dan pengadilan-pengadilan. Sebuah persidangan di mana hukum manusia juga tidak akan mendapat tempat. Sebuah persidangan di mana terdakwa di bumi akan menjadi hakim.
32 Dan kamu polisi dan pengadilan-pengadilan, sebagaimana kamu adalah allah-allah bumi karena kamu mengadili para presiden dan raja-raja, demikian jugalah kami para nabi, kami akan menjadi Allah-Allah di Surga untuk mengadili seluruh ciptaan termasuk kamu.
33 Jaksa Penuntut Umum, Yéo Abel bertanya kepada saya: « Apakah Allah Anda seorang pembenci wanita sehingga tidak menerima pendeta wanita? Apakah Roh Kudus yang ada pada laki-laki berbeda dengan Yang ada pada perempuan »? Saya menjawab: « Bapak jaksa, Islam dan Katolisisme tidak memiliki imam atau pastor perempuan ». Dia berkata: « Apakah Anda satu-satunya Nabi yang benar di bumi »? Saya menjawab: « Ya Bapak jaksa, sayalah orangnya ».
34 Dia melanjutkan: « Apa buktinya? Apakah Anda memiliki dokumen resmi »? Saya menjawab: « Bapak jaksa, berdasarkan mandat ilahilah saya menerimanya pada tanggal 24 April 1993. Siapakah yang akan memberikan dokumen resmi apa kepada saya »? Dia melanjutkan: « Selain Anda, apakah ada hamba-hamba Allah lainnya »? Saya menjawab: « Tidak Bapak jaksa. Apa yang saya katakan itulah yang harus mereka khotbahkan di gereja-gereja mereka ». Dan pengadilan meminta saya untuk mengidentifikasi di antara kerumunan orang para murid saya yang memiliki surat perintah penangkapan agar mereka ditangkap pada saat itu juga. Saya melihat ke arah kerumunan orang. Saya melihat beberapa di antaranya tetapi saya tidak melaporkan siapa pun. Saya tidak bisa melakukan hal itu.
35 Dan terlepas dari pembelaan saya, jaksa Yéo Abel berkata: "Bapak ketua, dia mengaku sebagai satu-satunya nabi Allah yang benar di bumi dengan mandat ilahi pada tanggal yang pasti. Dia bahkan telah menyerukan kemurkaan neraka atas pengadilan yang berani mengambil langkah penghukuman terhadap dirinya. Pada giliran saya, Bapak ketua, saya ingin menyerukan kemurkaan keadilan agar menimpa, tetapi secara tegas atas dirinya; agar, tidak pernah lagi ada nabi-nabi palsu melainkan orang-orang yang benar-benar fanatik, datang merusak kehormatan seorang warga negara di tanah Pantai Gading ini". Dan demikianlah yang terjadi. Dan saya dijatuhi hukuman penjara tanpa potongan.
36 Satan telah mengambil nama Yesus Kristus, dan Izebel serta nabi-nabi Baal menyebut diri mereka hamba-hamba Allah, dan Kain telah mengambil nama Abel untuk menghukum saya dengan pemenjaraan sepuluh tahun tanpa potongan. Dan para peminum wiski dan homoseksual serta perokok sigaret berteriak melawan saya.
37 Tetapi bagi saya, jika seseorang adalah Katolik, Protestan, Injili, atau Branhamis, dialah yang telah membawa saya ke penjara karena uang yang digunakan untuk menyuap adalah persepuluhan dan persembahan mereka. Dan siapa pun yang bersekutu dengan Izebel dan nabi-nabi Baal adalah bersalah. Dan di hadapan Allahlah setiap orang akan memberikan pertanggungjawaban. Saya hanya percaya pada keadilan Allah. Dan itulah satu-satunya hal yang saya nantikan.
38 Pengadilan telah menyatakan bahwa saya adalah seorang nabi palsu. Baik, tetapi apakah wewenang para homoseksual untuk mengatakan siapa nabi yang benar atau palsu? Bahkan Israel tidak pernah mengakui seorang nabi yang benar dan apakah negara yang telah mengingkari Allah dan yang menyebut dirinya sekuler yang akan mengakui seorang nabi yang benar? Baik tetapi sampai mati, sebagai seorang nabi palsu dan orang yang benar-benar fanatik bagi mereka, tempat saya tidak akan pernah berada di samping para pemimpin mereka.
39 Dan seperti Yusuf di dalam penjara dan Tuhan Yesus Kristus di atas kayu salib, saya berada di dalam sebuah sel di mana sudah ada dua orang tahanan. Seorang berkulit hitam, Katolik yang sangat jahat terhadap saya. Dan yang satu lagi, seorang Lebanon Muslim.
40 Di dalam penjara, kepala penjara memperlakukan saya seperti seorang hamba Allah. Dan seorang wanita bernama Obou yang datang ke pengadilan pada tanggal 03 Juni untuk persidangan lain dan telah menyaksikan persidangan saya merasa kasihan kepada saya dan pada tanggal 23 Juli, dia datang ke penjara untuk menyerahkan tujuh Euro kepada saya.
41 Dan sewaktu saya berada di dalam penjara, tujuh Saudara dan Saudari telah dipenjarakan selama beberapa hari di markas besar kepolisian. Dan pada hari-hari itu, rasul Martin telah mengasingkan diri ke Ghana, negara tetangga. Dan telah dikatakan kepada Saudara-saudara yang dipenjarakan di markas besar kepolisian untuk tidak mengatakan bahwa saya telah dipenjarakan di sana, di markas besar kepolisian.
42 Saudara-saudara berkata: « Kami telah diinterogasi secara terpisah. Tetapi kami semua diajukan pertanyaan-pertanyaan yang sama. Dan salah satu pertanyaannya adalah: « Bagaimana Anda menjelaskan fakta yang menyatakan bahwa nabi Kacou Philippe telah dipenjarakan di sini di markas besar kepolisian padahal dia tidak pernah tiba di sini? Ini adalah sebuah fitnah! Anda ingin mencemarkan nama baik markas besar kepolisian »? Dan Saudara-saudara mengatakan bahwa mereka semua terkejut mendengar hal itu. Padahal, mereka sendiri telah pergi mengunjungi saya ketika seperti Yeremia, saya berada di ruang bawah tanah markas besar kepolisian.
43 Seorang polisi telah berkata kepada mereka: « Tidak ada lagi jejak keberadaan nabi Kacou Philippe dalam register-register markas besar kepolisian padahal dia telah berada di sana dari hari Rabu tanggal 18 Mei sampai Jumat pagi tanggal 20 Mei 2016. Dan semua atasan telah melihatnya. Pada hari Jumat tanggal 20 Mei, sangat pagi, dua orang bersenjata datang memborgolnya dan pergi bersamanya dalam sebuah mobil kecil tanpa mengatakan apa pun. Saya sangat sedih melihat kejadian itu ». Kamu lihat? Seorang penjagalah yang melaporkan hal itu.
44 Dan ketika saya berada di markas besar kepolisian, pada malam kedua sekitar pukul 3 pagi, seorang penjaga telah mengeluarkan saya secara diam-diam dari ruang bawah tanah, dan saya menghabiskan beberapa menit di luar bersamanya lalu saya kembali ke sana.
45 Dan itulah jalan semua nabi. Termasuk Guru saya, Tuhan Yesus Kristus, tidak ada satu pun nabi yang tidak dianiaya atau dipenjarakan. Tuhan Yesus Kristus sendiri berada di dalam penjara yang sama dengan Barabas.
46 Dan sekarang kamu penduduk bumi, selain « pembangkangan terhadap otoritas Negara, penghasutan kebencian agama, dan radikalisme agama » yang dengannya saya dituduh, atas tuduhan apa lagi Tuhan Yesus Kristus akan disalibkan jika Ia kembali ke bumi hari ini? Dan untuk alasan apa lagi 68.000.000 orang Kristen dituduh dan dibunuh dalam sejarah Gereja?
47 Dan pertanyaan lainnya adalah untuk mengetahui apakah, dengan membaca Alkitab, mungkinkah seorang nabi dapat menjalankan pelayanannya dengan damai sampai akhir tanpa ditolak, dibenci, dan dianiaya? Bahkan di luar Alkitab, semua orang yang datang seperti Kolumbanus, John Wycliffe, Jan Hus, Martin Luther, John Wesley, telah dipenjarakan karena Pesan mereka.
48 Demikianlah, saya nabi Kacou Philippe, semua hal ini yang telah terjadi pada saya, telah saya tuliskan di dalam sel penjara saya pada tanggal 16 Agustus 2016 ini agar dari generasi ke generasi, hal ini tidak akan pernah terhapus.
49 Dan apa pun yang terjadi, sampai mati, saya akan selalu mengatakan kebenaran sebagaimana yang telah diperintahkan kepada saya pada tanggal 24 April 1993 dan saya tidak akan berdusta. Saya adalah satu-satunya. Saya adalah jalan menuju Surga. Saya adalah satu-satunya nabi Allah yang benar di bumi hari ini dan para pemimpin Muslim, Katolik, Protestan, Injili, dan Branhamis adalah penjelmaan iblis.
50 Pada hari penghakiman, setiap nabi pembawa pesan akan bangkit untuk mengadili penduduk bumi pada zamannya, saya juga akan bangkit berdasarkan penglihatan tanggal 24 April 1993 dan saya akan mengadili semua orang yang telah hidup di bumi selama saya, nabi Kacou Philippe, berada di bumi. Dan hal ini tidak dapat pernah gagal di bumi dan di Surga, sampai selama-lamanya. Amin! Bab serupa :Kc.125