



Kacou 167 (Kc.167) : Kesaksian Kacou Philippe setelah Afrika Selatan dan Zimbabwe
1 Kesaksian yang kusampaikan, aku Nabi Kacou Philippe, hamba Yesus Kristus, kepada orang-orang kudus, setelah kebaktian-kebaktian penyembuhan di Afrika Selatan dan Zimbabwe.
2 Setelah kebaktian-kebaktian penyembuhan di Afrika Selatan dan Zimbabwe, aku merasa baik untuk memberikan kesaksianku, seperti yang telah dinyatakan sejak tahun 2023 dalam Kc.160 :112 bahwa pasal-pasal berikutnya dari Pesan ini akan berisi kisah-kisah kesaksian tentang keajaiban-keajaiban Tuhan di zaman kita. Kemudian, aku akan menutupnya dengan kata-kata nasihat tentang mimpi dan penglihatan.
3 Kata-kata pertamaku adalah ucapan syukur kepada Tuhan atas semua mukjizat dan penyembuhan yang terjadi di Afrika Selatan dan Zimbabwe sebagai peneguhan atas Pesanku. Itu adalah mukjizat-mukjizat sejati seperti di zaman Alkitab, mukjizat-mukjizat yang luar biasa dan langka di zaman kita. Dari awal sampai akhir, semuanya adalah Anugerah tak terbatas dari Tuhan atas diriku, seorang pendosa yang miskin.
4 Kata-kata keduaku adalah ucapan terima kasih kepada Afrika Selatan dan Zimbabwe, negara-negara besar yang memberiku visa. Namun, atas hasutan para pemimpin agama, Gabon menolak memberiku visa.
5 Empat pasal sebelumnya dari Pesanku menceritakan tentang mukjizat-mukjizat yang terjadi pada bulan Maret dan April 2025 di Afrika Selatan dan Zimbabwe. Orang-orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang tuli mendengar, orang bisu berbicara, penyakit-penyakit yang tak tersembuhkan disembuhkan, bahkan organ tubuh pun diciptakan.
6 Dan selain mukjizat-mukjizat itu, kuasa yang terkandung dalam Pesan ini telah mengubah kehidupan banyak orang. Namun di balik beberapa mukjizat, ada rincian menakjubkan yang tidak disebutkan dalam kesaksian-kesaksian. Mukjizat-mukjizat itu juga menyentuh orang-orang besar seperti Dr. Vincent. Aku akan menerbitkan kesaksiannya secara lengkap, tetapi dalam dokumen terpisah karena panjang. Namun di sini, aku akan memberi contoh tentang seorang bayi bisu yang mulai berbicara, seperti yang dicatat dalam Kc.163 :61.
7 Sungguh, di rumah tempat aku menginap di Soweto pada bulan Maret 2025, ada dua perempuan muda yang setiap pagi datang memasak untukku lalu pulang ke rumah mereka di malam hari. Yang satu bernama Nolwazi dan yang lainnya bernama Sibulisiwe, dan keduanya memiliki anak kecil.
8 Anak Sibulisiwe yang bernama Siphokuhle tidak bisa berbicara karena lidahnya terikat. Semua pemeriksaan medis telah dilakukan dan operasi telah dijadwalkan di Rumah Sakit Rahima Moosa di Johannesburg sejak 1 Oktober 2024.
9 Dan Sibulisiwe membawa perlengkapan medis operasi itu di dalam tasnya. Ia merasa sedih untuk anaknya ketika mendengar banyak kesaksian tentang mukjizat yang aku lakukan di Afrika Selatan. Ia berkata dalam hatinya : “Seandainya aku membawa anakku ke barisan doa, nabi akan menyentuhnya begitu saja dan ia akan mulai berbicara tanpa operasi. Tetapi lihat, aku harus datang setiap hari ke sini untuk memasak bagi nabi.”
10 Suatu hari, aku keluar dari kamarku, mencari pisau cukur untuk memotong benang. Perempuan muda itu berkata : “Saya punya pisau cukur baru.” Dan ia memberikannya kepadaku. Padahal itu adalah pisau cukur yang disiapkan untuk operasi anaknya.
11 Aku mengambil pisau itu dan kembali ke kamar. Setelah memotong benang itu, aku mulai mendengar suara dari ruang tamu. Sibulisiwe sedang berkata bahwa anaknya baru saja mulai berbicara. Dengan terkejut, ia memeriksa mulut anaknya, dan ternyata tidak ada lagi jaringan yang mengikat lidahnya. Lidah anak itu tidak terikat lagi. Seolah-olah anak itu tidak pernah punya masalah dengan lidahnya. Menurut perhitungan waktu, kata pertama keluar dari mulut anak itu tepat pada saat aku memotong benang tersebut.
12 Saat dihubungi pada 15 Juni 2025, ibunya mengonfirmasi bahwa sejak mukjizat di bulan Maret, anak itu berbicara dengan sempurna. Ia mengirimkan kepada kami dokumen keputusan akhir dari dokter utama, yaitu dokumen yang sebelumnya menjadwalkan operasi anak itu sejak 1 Oktober 2024, setelah semua pemeriksaan medis dilakukan. Aku akan melampirkan dokumen dari rumah sakit itu ke dalam kesaksian ini.
13 Telah banyak mukjizat dan penyembuhan sepanjang pelayananku. Mukjizat yang melampaui ilmu kedokteran dan menantang hukum alam. Jika aku ingin menceritakannya semua, maka akan ada banyak buku, dan aku takkan pernah selesai. Dan sering kali, mukjizat itu sendiri mengejutkanku.
14 Seorang perempuan mengalami komplikasi serius akibat aborsi yang disengaja. Perutnya membesar dan ia sangat sesak napas. Ia berbicara dengan susah payah karena sulit bernapas. Rumah sakit tidak dapat menemukan solusi. Saat mendengarnya, aku merasa sedih karena aborsi kejam itu, membunuh bayi tak bersalah yang juga ingin hidup di dunia seperti manusia lainnya.
15 Dan ketika ia selesai berbicara, aku berkata : “Baik, saya mengerti.” Dan seketika itu juga, ia berseru : “Kemuliaan bagi Tuhan ! Haleluya ! Nabi, begitu engkau berkata : ‘Baik’, perutku langsung kempis. Aku sembuh ! Puji Tuhan !” Dan saat itu juga, napasnya kembali normal. Ia benar-benar sembuh total.
16 Penyembuhan ajaib lainnya terjadi ketika aku berbicara lewat telepon dengan seorang pasien yang dirawat di rumah sakit dan keadaannya semakin memburuk meskipun sudah diberi pengobatan. Ia menjelaskan bahwa selama beberapa hari, meskipun sudah mendapat infus dan obat-obatan, kesehatannya semakin menurun. Dan beberapa menit saat kami berbicara, ia berkata : “Nabi, saya tidak mengerti apa yang sedang terjadi sekarang. Tubuh saya sedang mengalami perubahan saat kita berbicara. Rasa sakitnya hilang, dan sekarang saya bisa merasakan kekuatan mulai kembali ke tubuh saya dengan cepat dan nyata.” Pria itu sembuh total secara instan dan keesokan harinya ia sudah kembali bekerja, tanpa perlu masa pemulihan.
17 Hal pertama yang paling mengesankanku saat kebaktian penyembuhan di Zimbabwe adalah begitu banyaknya orang buta di salah satu kebaktian. Aku lalu bertanya mengapa ada begitu banyak orang buta. Dan dijawab bahwa karena banyaknya kesaksian tentang mukjizat, sebuah truk yang penuh dengan orang buta telah datang dari sebuah lembaga tuna netra.
18 Hal kedua adalah bahwa setelah kebaktian penyembuhan di Afrika Selatan, rekan-rekan saya telah mengumpulkan kesaksian-kesaksian tentang mukjizat dan kesembuhan. Kami memilih mana yang harus diterbitkan dan kesaksian-kesaksian itu terus berdatangan.
19 Dan saya, ketika memverifikasi kesaksian-kesaksian yang dipilih, merasa cemas karena kesaksian palsu tidak boleh sampai lolos. Lalu saya mendapat suatu penglihatan yang mengatakan bahwa semua kesaksian itu adalah asli, tetapi satu kesaksian palsu akan datang. Saya melihatnya datang dalam sebuah penglihatan dalam bentuk cahaya. Suatu suara berseru : « Cahaya ! » dan penglihatan itu lenyap. Saya pikir itu adalah tiang api yang datang.
20 Setelah itu, saya bermimpi. Tiga gelas air diberikan kepada saya dan dikatakan bahwa melalui inilah saya akan melihat cahaya itu datang. Saya pun mengerti mimpi itu dan menjalani puasa tiga hari sesuai dengan mimpi itu, hanya minum satu gelas air per hari.
21 Setelah puasa, sebuah kesaksian kesembuhan dikirimkan kepada kami, dan saya melihat bahwa itulah cahaya yang datang. Saya memberi tahu rasul Yanick dan kesaksian itu dihapus. Tetapi di Zimbabwe, setelah kebaktian penyembuhan selesai, kami tidak seketat itu lagi.
22 Hal ketiga adalah bahwa di Afrika Selatan dan Zimbabwe, saya belajar banyak hal. Pendeta-pendeta injili hadir dalam kebaktian penyembuhan saya dan membantu saya dalam penyelenggaraannya. Saya tidak menyangka hal itu.
23 Sejak pertobatan saya pada tahun 1993 hingga saat ini, saya hanya mengenal orang-orang yang disebut sebagai percaya pada pesan William Branham dengan sikap sektarian dan eksklusif yang tidak pernah dikembangkan oleh William Branham semasa hidupnya.
24 Kita tidak bisa berusaha menyelamatkan orang dengan cara menolak mereka, dengan memberitakan kebencian dan penghinaan terhadap mereka, serta memanggil mereka « iblis » setiap hari di gereja tanpa melakukan sesuatu untuk menolong mereka.
25 Tuhan dari mukjizat-mukjizat yang saya lihat di Afrika Selatan dan Zimbabwe selama kebaktian penyembuhan bukanlah dewa yang diajarkan oleh para pendeta dan pengkhotbah dari pesan William Branham. Tuhan yang saya lihat di Afrika Selatan dan Zimbabwe adalah Tuhan yang mengasihi semua orang. Dialah Tuhan yang tidak menolak siapa pun, yang tidak mengecualikan siapa pun, dan yang tidak memiliki pandangan sektarian terhadap sesama.
26 Dalam kebaktian penyembuhan saya, orang-orang dari berbagai agama termasuk Muslim hadir dan Tuhan menyembuhkan semuanya.
27 Dalam barisan doa, ada perempuan-perempuan yang berpakaian tidak sopan dan memakai riasan, ada pria yang tercium bau alkohol, tetapi Tuhan menyembuhkan semuanya. Dan keesokan harinya, mereka semua kembali dengan penuh sukacita, memuliakan Tuhan atas kesembuhan mereka dan saya pun tercengang.
28 Tuhan mengasihi semua orang, termasuk orang berdosa. Yang tidak Dia sukai adalah dosa. Jangan menyalahkan siapa pun. Tuhan tidak berada dalam penghakiman daging kita. Setelah kebaktian penyembuhan di Afrika Selatan dan Zimbabwe itu, ada banyak hal yang kini saya pandang secara berbeda.
29 Hal keempat yang membuat saya tersentuh dan sedih di Afrika Selatan adalah bahwa, di semua tempat yang kami kunjungi, termasuk ibu kota Pretoria, saya tidak melihat jejak kedatangan William Branham di Afrika Selatan pada tahun 1951. Orang Afrika Selatan tidak tahu siapa William Branham. Orang tua mereka tidak pernah menceritakan tentang seorang nabi bernama William Branham. Mereka mengenal Engenas Lekganyane, Johane Masowe, Johane Marange, tetapi mereka belum pernah mendengar bahwa seorang nabi bernama William Branham pernah datang ke Afrika Selatan tahun 1951.
30 Hal kelima yang menyentuh saya adalah mukjizat-mukjizat yang terjadi hanya melalui pembacaan, pendengaran, atau menonton kebaktian penyembuhan. Saya akan menyampaikan beberapa kesaksian. Penyakit-penyakit yang tak tersembuhkan oleh dunia medis disembuhkan seketika hanya melalui pembacaan atau pendengaran terhadap Pesan ini.
31 Banyak orang yang menerima Pesan ini membuang kantong-kantong dan kardus-kardus obat mereka. Seorang wanita yang buang air kecil berdarah selama 30 tahun disembuhkan hanya dengan membaca Pesan.
32 Wanita itu berkata : « Nama saya Angèle. Saya berasal dari Kongo-Kinshasa. Saya buang air kecil berdarah sejak tahun 1992 dengan rasa sakit hebat di seluruh tubuh saya. Saya dan suami telah bepergian ke berbagai tempat untuk mencari kesembuhan. Suami saya membawa saya ke banyak rumah sakit, tetapi saya tetap buang air kecil berdarah. Saya telah menjalani banyak pemeriksaan medis. Saya mengonsumsi banyak obat termasuk antibiotik kuat tetapi darah tetap keluar saat buang air kecil. Selama 30 tahun, dunia medis tidak bisa menyembuhkan saya, penyakit itu tetap ada.
33 Kemudian, suami saya menemukan Pesan Nabi Kacou Philippe dan mulai membacanya. Dia menyarankan agar saya juga membacanya dan berkata bahwa dia percaya solusi dari penyakit saya ada di dalamnya. Saya adalah seorang penginjil yang sangat aktif. Saya mulai membaca Pesan itu, dan itu sulit, tetapi suami saya terus menyemangati saya.
34 Jadi saya membaca Pesan itu sambil tetap pergi ke gereja injili saya. Tetapi semakin saya membaca Pesan itu, saya merasakan perubahan dalam tubuh saya. Dan darah yang keluar saat saya buang air kecil pun berhenti. Saya benar-benar sembuh. Sudah tiga tahun saya tidak minum obat lagi.
35 Saya kemudian percaya kepada Pesan Nabi Kacou Philippe bersama suami saya, kami memberikan tempat ibadah bagi Pesan itu di Kinshasa. Dan pada tanggal 10 Maret 2025 di Afrika Selatan, saya sangat bahagia dapat menyapa nabi saat beliau keluar dari gedung Akasia Hall di Pretoria. »
36 Saya akan melanjutkan dengan beberapa kesaksian kesembuhan hanya melalui pembacaan atau pendengaran terhadap Pesan ini. Ada ratusan kesaksian, tetapi saya hanya akan menyampaikan beberapa saja.
37 SEMBUH DARI ASMA. Nama saya Salimata. Saya datang untuk mengucapkan terima kasih kepada Tuhan atas kesembuhan dua putri saya dari penyakit asma setelah menonton kesaksian mukjizat nabi Kacou Philippe di Zimbabwe. Selama bertahun-tahun, kedua putri saya menderita asma. Itu sangat berat. Anak saya yang kecil bisa mengalami dua serangan asma dalam satu hari.
38 Setiap saat, anak-anak saya mengalami serangan asma di sekolah. Saya sangat sedih karena hal itu. Setiap kali seseorang memberi tahu saya tentang obat untuk asma, saya membelinya dan mencoba mengobati mereka, tetapi tidak ada yang berubah. Putri sulung saya selalu membawa Ventoline ke mana pun dia pergi. Itu penderitaan bagi kami orang tua.
39 Tetapi, sejak kami menonton video kesaksian mukjizat nabi Kacou Philippe di Zimbabwe dengan hati berdoa dan menerima doa-doa yang ada di dalam video itu, anak-anak saya tidak pernah mengalami serangan asma lagi. Mereka telah sembuh. Saya sangat senang. Saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Tuhan.
40 SEMBUH DARI TULI. Nama saya Octave. Saya tuli di telinga kanan selama lebih dari 20 tahun. Dan tiba-tiba, saat saya sedang menonton video mukjizat di Afrika Selatan, dalam suasana doa seolah-olah saya hadir di sana, saya mulai mendengar dengan telinga kanan saya. Saya sangat terkejut. Saya tetap tenang, saya mengamati kesembuhan itu selama beberapa hari. Saya memeriksa dan melihat bahwa saya bisa mendengar dengan baik dari telinga kanan, bahkan ketika orang berbicara dari jauh. Itulah sebabnya saya datang untuk mengucapkan terima kasih kepada Tuhan.
41 DISEMBUHKAN DARI GANGGUAN MENTAL. Nama saya Pedzisai, saya tinggal di Rafingora. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Tuhan atas apa yang telah Dia lakukan bagi putri saya. Putri saya tidak bisa melakukan apa pun atau mengerjakan tugas rumah tangga tertentu karena gangguan mentalnya. Tetapi saya ingin berterima kasih kepada Tuhan karena, melalui doa Nabi Kacou Philippe di Magamba Hall, dia mulai pulih dengan cepat. Dan hal-hal yang sebelumnya tidak bisa dia lakukan sendiri, sekarang bisa dia lakukan sendiri. Dan saya sangat yakin bahwa dia akan sembuh total dari gangguan ini.
42 Daftar kesaksian ini sangat panjang. Jika para pemimpin agama mau membagikan video, brosur, dan rekaman audio Pesan saya kepada jemaat mereka dengan semangat pelayanan kesembuhan, akan ada gelombang mukjizat dan kesembuhan sedemikian besar sehingga media dan pers dunia akan membicarakannya.
43 Saya, Nabi Kacou Philippe, sekalipun semua negara di bumi ini memberi saya visa, saya tidak akan bisa mengunjungi semuanya dan mengadakan pelayanan kesembuhan di sana. Bangsa-bangsa itu ada puluhan, pulau-pulau ada ratusan, dan wilayahnya sangat luas, saling berjauhan.
44 Tetapi jika kita mengesampingkan kepentingan pribadi kita, kita bisa mengubah banyak hal di dunia ini dan orang-orang yang tidak mengenal Tuhan akan datang kepada kita untuk mengenal Tuhan. Kita akan menyelamatkan jiwa-jiwa dan pada akhir hidup kita, kita akan meninggalkan dunia yang lebih baik.
45 Membaca Alkitab tidak dapat menghasilkan mukjizat dan keselamatan tidak terdapat di dalamnya, karena para nabi dalam Alkitab sudah tidak ada lagi di bumi. Hanya Pesan saya yang dapat menghasilkan mukjizat dan memberi keselamatan sampai saya meninggalkan bumi ini.
46 Sampai saat ini, penduduk bumi belum menyadari satu hal. Apa yang dikatakan Musa tentang Yanes dan Yambres, serta tentang Korah, Datan dan Abiram, itulah yang dicatat oleh sejarah dan sampai kepada kita. Apa yang dilakukan nabi-nabi Baal terhadap Elia, itulah yang dicatat oleh sejarah dan sampai kepada kita.
47 Apa yang dilakukan Yudas Iskariot terhadap Tuhan Yesus Kristus, itulah yang dicatat oleh sejarah dan sampai kepada kita.
48 Segala tindakan dan perkataanmu terhadapku, baik atau buruk, itulah yang akan diingat oleh Tuhan untuk keselamatanmu atau penghukumanmu, dan itulah juga yang akan diingat oleh sejarah untuk generasi-generasi mendatang. Manusia akan berlalu, tahun-tahun akan berlalu, generasi akan berlalu, tetapi sampai akhir zaman, perkataan-perkataanku yang sedang kamu baca atau dengar sekarang ini tidak akan berlalu.
49 Kamu tidak bisa menuliskan namamu dalam Kitab Kehidupan yang ada di Surga sebelum menuliskannya dalam Kitab Kehidupan yang ada di bumi. Dan penulisan namamu di Surga tergantung pada tindakanmu terhadap apa yang tertulis dalam kitab nabi hidup pada zamanmu.
50 Dalam 200 tahun ke depan, dunia tidak akan sama lagi seperti sekarang. Segala sesuatu akan berlalu. Memori Facebook, Twitter, dan YouTube akan terhapus. Tetapi apa yang telah kamu lakukan terhadapku dan apa yang telah kukatakan tentang dirimu, itulah yang akan dicatat oleh sejarah bagi generasi-generasi mendatang.
51 Aku adalah satu-satunya orang yang datang dari Tuhan untuk zaman kita ini dan melalui akulah kamu harus diselamatkan. Bukan karena mukjizat dan kesembuhan di Afrika Selatan dan Zimbabwe aku menjadi demikian. Selama dua puluh tahun kenabianku, aku telah melakukan mukjizat dan kesembuhan di antara pengikutku sebagai penguatan atas Pesanku. Dan juga, membaca dan mendengarkan Pesanku telah menghasilkan sangat banyak mukjizat.
52 Sekarang, mengapa Tuhan mengutus Kacou Philippe ke bumi ? Apa tujuan utama Tuhan mengutus Pesan ini dari Matius 25 :6 ke dunia ? Tuhan ingin membawa umat manusia ke dalam kebangkitan besar untuk suatu perubahan masa atau dispensasi.
53 Yudaisme berpindah ke Kekristenan melalui kebangkitan besar yang dimulai dari kamar loteng bersama para rasul. Lalu, Kekristenan melalui Azusa Street bersama William Seymour berubah menjadi gerakan pentakosta, injili, dan kharismatik yang besar. Perubahan semacam inilah yang sedang akan terjadi untuk membawa Gereja ke dalam dimensi mimpi dan penglihatan serta karunia-karunia rohani. Pengakuan dosa secara terbuka adalah batu penjuru pertama dari dasar ini.
54 Jika kita mengesampingkan kepentingan pribadi kita, kita bisa mengembalikan pemerintahan Tuhan di tengah-tengah manusia dan orang-orang yang tidak mengenal Tuhan akan memuliakan Dia. Dan dunia medis akan mengakui serta menghormati kesembuhan ilahi. Bukankah saat pelayanan kesembuhanku, para tenaga medis juga ikut dalam barisan doa ?
55 Kita semua bersama-sama harus mengembalikan iman sejati dan kesembuhan ilahi yang sejati ke atas bumi. Gereja tidak boleh lagi hanya duduk menunggu keberhasilan dunia medis untuk diklaim dengan cara yang memalukan. Dan justru karena itulah semua orang, termasuk para politisi, akan menghormati kita.
56 Sekarang aku akan berganti topik. Aku akan membahas tentang pengunduran diri kolektif dari tugas-tugas pelayanan yang terjadi pada Mei 2025 dalam Pesanku. Bagiku, seseorang yang tidak memiliki identitas dan yang berjalan dalam semangat kelompok, melakukan apa yang dilihatnya dari orang lain, bukanlah seorang hamba Tuhan, melainkan seorang kafir.
57 Pada Mei 2025, aku telah menuliskan sebuah catatan, melarang siapa pun untuk berkhotbah tanpa wahyu. Tetapi secara aneh, di seluruh komunitas dalam Pesan ini, dalam semangat kelompok, para rasul, pendeta, pengkhotbah, bahkan para pemimpin, administrator, dan diaken mengundurkan diri dari tugas mereka.
58 Padahal wahyu mereka seharusnya mencegah mereka untuk mundur dari tugas mereka, namun mereka lebih memilih untuk bertindak dalam semangat kelompok dan menyerahkan tanggung jawab mereka. Semangat kelompok adalah semangat penipuan. Aku membenci semangat kelompok.
59 Dan karena pengunduran diri mereka, selama beberapa hari tidak ada ibadah di beberapa jemaat. Hal ini terutama terjadi di Pantai Gading karena di Pantai Gading, rajawali muda yang telah menjadi rajawali Elang selalu menolak untuk meninggalkan sarangnya seperti yang dianjurkan dalam Kc.154 :98.
60 Padahal, seorang pendeta atau pengkhotbah selalu memiliki tugas lainnya. Jika dia tidak berkhotbah, dia bisa memainkan peran lain seperti pemimpin pujian atau pengatur ibadah demi kelancaran ibadah. Tetapi jika dia mengundurkan diri dari tugas-tugasnya, maka itu berarti dia telah meninggalkan imamatnya dan pengabdiannya, dan dia menjadi jemaat biasa.
61 Kenyataannya adalah bahwa sejak lama, banyak dari mereka mencari-cari alasan untuk meninggalkan tugas mereka, baik untuk mengejar pekerjaan duniawi, maupun karena kekhawatiran hidup. Tetapi, apakah hal itu benar di hadapan Tuhan ? Apakah Tuhan hadir dalam gaya hidup kita yang tinggi dan ambisi-ambisi kita ?
62 Bukankah Tuhanlah yang menciptakan kita dan mengutus kita ke bumi serta menjadi sumber nafas hidup kita ? Bukankah kita harus setiap hari mencari tahu apa yang harus kita lakukan agar berkenan kepada Tuhan sebelum kita meninggalkan bumi ini ?
63 Mungkinkah Tuhan menyuruh kita untuk meninggalkan pekerjaan-Nya demi pekerjaan duniawi ? Apakah persembahan pribadi kita dari hasil kerja duniawi benar-benar telah membahagiakan mereka yang telah mengabdikan hidupnya untuk pekerjaan Tuhan ?
64 Ketahuilah bahwa suatu hari nanti, atas semua tindakan dan keputusan kita, kita akan diadili oleh Tuhan. Bagaimana mungkin Tuhan menyuruh seseorang untuk meninggalkan atau mengabaikan tugasnya demi pekerjaan duniawi ? Jangan sampai kita melakukan sesuatu yang suatu hari nanti akan kita sesali saat menoleh ke belakang.
65 Namun juga, sejak masa pengunduran diri kolektif dari tugas-tugas pelayanan ini, tugas-tugas pelayanan mulai diberikan hanya kepada orang-orang yang sangat teruji dalam hal wahyu.
66 Dan pengelolaan grup internet Pantai Gading diberikan kepada dua Saudara dan satu Saudari yang memahami mimpi mereka dan tahu terlebih dahulu apa yang akan terjadi. Mereka adalah : Pendeta Toussaint Coulibaly, administrator umum Djédjé Stéphane, dan Saudari Diane, istri dari Saudara Kouassi Raymond.
67 Di Pantai Gading, ada seorang Saudari licik yang menggoda pendeta dan jemaatnya yang buta rohani. Jemaatnya menganggapnya sebagai seorang nabi wanita dan memenuhi semua kebutuhannya hingga membayar sewa rumahnya.
68 Dan seolah itu belum cukup, suatu hari dia menulis di grup nasional : “Saudara-Saudari yang terkasih, berdasarkan banyak penglihatan yang telah saya terima, saya menyarankan ini dan itu demi kemajuan dalam Pesan ini. Semoga Tuhan Philippe memberkati kalian !”. Dan meskipun ada banyak tanggapan positif dan emoji dari para pengikut yang naif, Pendeta Toussaint memintanya untuk memposting penglihatannya di grup. Merasa terancam, Saudari itu pun diam.
69 Maka, sebagai peringatan bagi semua yang licik dan anak-anak Belial, Pendeta Toussaint menghapus kiriman Saudari itu dan mencabut haknya untuk menulis di grup. Ternyata dia tidak pernah menerima penglihatan apa pun. Seseorang bisa saja menulis sesuatu yang baik dalam grup, tetapi itu berasal dari praktik seksual najis atau dari Iblis yang menyerang kehidupan rohani seluruh negara. Kamu harus mampu mengungkapkannya melalui wahyumu.
70 Dan suatu hari, ketika kami berada di Rikédiba, Pendeta Toussaint menjelaskan bahwa malam sebelum postingan Saudari itu di grup, dia sedang merenungkan tanggung jawabnya dalam menjaga stabilitas grup. Dan pada malam itu, dalam mimpi, Saudara Philippe menampakkan diri kepadanya dan berkata : « Hari ini, Aku akan mengajarkan kepadamu bagaimana membunuh seekor ular. » Maka dia tahu bahwa seekor ular akan muncul di grup nasional seperti di Eden untuk mencoba menggoda Hawa. Dan ketika Saudari itu menulis di grup, dia menerima ilham bahwa itu adalah ular itu.
71 Suatu hari, seorang pemimpin ingin memimpin pengakuan dosa di grup negara, dan Saudari Diane bertanya kepadanya tentang pewahyuan dan penafsiran yang menjadi dasar ia memimpin pengakuan dosa itu. Ia pun memberikannya. Dan pertama-tama, karena Saudari Diane sudah melihat peristiwa itu dalam mimpi, ia menunjukkan kepadanya bahwa penafsirannya salah ; lalu, ia memberikan pewahyuan dan penafsiran yang menjadi dasar tindakannya. Dan semuanya begitu sempurna sehingga terjadi keheningan di dalam kelompok dan semua orang terkagum-kagum.
72 Dan sebagai administrator umum yang mengelola uang negara, negara tersebut memilih Saudara Djédjé Stéphane, salah satu dari tiga administrator grup internet negara itu. Ia hampir selalu melihat sebelumnya seseorang yang akan datang menjelaskan masalah uang kepadanya. Dan ia melihat jenis orang tersebut dan memahami apa yang harus dilakukannya.
73 Saya menyampaikan kesaksian-kesaksian ini untuk mengatakan kepada kalian bahwa mulai sekarang, inilah yang harus dilakukan oleh setiap negara. Kita berada dalam dimensi yang baru dan kalian tidak boleh lagi menetapkan atas kalian seorang pendeta, pengkhotbah atau diaken yang tidak dapat melihat bahaya yang akan datang atas jemaatnya.
74 Sama seperti Alkitab diakhiri dengan rahasia-rahasia dan penafsirannya, demikian juga Gereja akan diakhiri dalam suasana mimpi dan penglihatan. Dan saya, nabi Kacou Philippe, telah meletakkan dasar tahap indah Gereja ini.
75 Mulai sekarang, mimpi dan penglihatan harus menjadi dasar dari setiap pengkhotbah dalam Mesej Matius 25 :6 ini agar setiap Saudara dan Saudari dapat menjadi penjaga di mana pun Mesej ini diterapkan.
76 Seorang pengkhotbah yang tidak mampu memahami bahkan mimpi yang mendahului kenajisan malamnya sendiri tidak cukup dewasa untuk naik mimbar dalam dimensi besar Mesej ini. Dan itulah akibat dari kurangnya persiapan dan kurangnya pengabdian yang sejati.
77 Seorang pengkhotbah harus memiliki semangat pengabdian dan senantiasa menantikan Tuhan agar ia tidak memberitakan imajinasinya sendiri tetapi apa yang Tuhan wahyukan kepadanya untuk umat-Nya. Memberitakan tanpa pewahyuan berarti melakukan perbuatan cabul dengan wanita-gereja. Dan mimpi najis serta kenajisan tidak pernah absen dalam jemaat di mana pengkhotbah tanpa pewahyuan naik ke mimbar.
78 Jika engkau memiliki tanggung jawab sebagai pengkhotbah, pemimpin atau pemuji, dan engkau mengalami kenajisan pada malam sebelum ibadah atau setelah menjalankan tanggung jawabmu, itu berarti engkau tidak layak naik ke mimbar. Engkau harus berusaha untuk layak berdasarkan isi mimpi yang mendahului kenajisan itu.
79 Kita telah sampai pada tahap di mana kita membutuhkan orang-orang rohani untuk menuntun kita dan mengajarkan semangat dan ketekunan dalam perjalanan kita menuju Tuhan. Itu adalah keharusan bagi kita semua.
80 Pada 01 Juni 2025, di sebuah jemaat di Mozambik, seorang Suster bangkit dan memberikan kata-kata pengetahuan mengenai beberapa orang. Ia mengusir satu orang dari jemaat dengan mengatakan bahwa orang itu adalah pelaku kejahatan yang tidak berhak duduk dalam jemaat. Dan setelah dia, seorang Suster lain bangkit dan melakukan hal yang sama, mengusir orang lain dari jemaat.
81 Dan pendeta, alih-alih menerangi jemaat dengan menerapkan Kc.160 :45, ia berkata : “Kita akan mengirimkan video ini kepada nabi untuk memastikan roh yang memakai kedua Suster itu.” Jika seperti itulah roh pendeta itu, maka jemaat itu harus mencari seorang pendeta rohani untuk memimpinnya ; seorang pendeta yang dapat melihat sebelumnya apa yang akan terjadi dalam jemaatnya.
82 Firman tertulis mengatakan bahwa siapa yang menerima teguran dalam ibadah harus tetap mengikuti ibadah sampai akhir. Jadi, bagaimana mungkin Roh Kudus yang sama akan mengusir seseorang yang belum mengaku dosa atau yang bukan merupakan bahaya langsung ? Dapatkah pewahyuan bertentangan dengan Firman tertulis ? Renungkanlah dan kalian akan memahami bahwa batu karang tidak pernah jauh dari sungai dan aliran air.
83 Jika sebuah pewahyuan mengatakan kepadamu untuk pergi mengaku dosa karena telah menyinggung seseorang, apakah engkau akan pergi mengaku dosa tanpa terlebih dahulu meminta maaf kepada orang tersebut seperti yang dianjurkan oleh Firman tertulis ? Pewahyuan tanpa Firman tertulis ibarat kendaraan tanpa rem. Itu adalah dimensi Abraham Mazel. Itulah sebabnya pemulihan Firman tertulis datang lebih dahulu dalam 154 pasal sebelum dimensi pewahyuan. Karunia pewahyuan menurut Kc.158 :52 yang merupakan akselerator dikendalikan oleh Firman tertulis yang adalah rem.
84 Tetapi, jika suatu nubuat yang datang melalui karunia pewahyuan menurut Kc.158 :52 dikonfirmasi oleh sebuah penglihatan atau oleh karunia pewahyuan lain dari orang lain, kalian dapat langsung menerapkannya. Nubuat yang tidak datang dari seorang nabi atau nabiah membutuhkan konfirmasi.
85 Bahasa roh yang ditafsirkan oleh orang lain adalah sebuah nubuat yang telah dikonfirmasi. Maka, jika suatu nubuat disampaikan dan segera setelah itu, nubuat lain datang dari orang lain dengan berkata : “Beginilah firman Tuhan !…”, kalian boleh menerapkan apa yang dikatakannya. Konfirmasi atau penghakiman melalui penglihatan adalah ketika, selama nubuat atau khotbah, seseorang melihat dalam penglihatan suatu peristiwa yang berkaitan dengan apa yang sedang kalian katakan atau lakukan. Itu sering terjadi selama pelayanan penyembuhan saya. Juga memungkinkan dua bahasa roh muncul, lalu satu tafsiran datang untuk keduanya.
86 Selama mendengarkan khotbah nabi dalam jemaat, jika ada nubuat, jedakanlah pemutaran khotbah itu, lalu lanjutkan kembali setelah nubuat selesai. Dalam dimensi lama, nabi adalah perantara semua orang kepada Tuhan, juru bicara semua orang kepada Tuhan. Tetapi dalam dimensi pewahyuan, setiap orang bisa bersekutu langsung dengan Tuhan.
87 Saya pernah berbicara dengan seorang pendeta yang mengalami kenajisan malam karena mimpi di mana ia melakukan perbuatan najis dengan saudaranya sendiri atau seorang wanita yang sudah tidak ada hubungan dengannya. Dan ia tidak sadar bahwa saat nabi mengatakan kepada para pengkhotbah untuk berhenti berkhotbah di jemaat, maka para pendeta, para pengkhotbah dan jemaat telah menjadi keluarga biologis atau mantan pasangan suami istri.
88 Setiap pengkhotbah adalah kasim bagi istri raja. Dan jika ia melakukan perbuatan najis atas istri raja, yaitu jemaat, maka kenajisan, keterikatan dan mimpi-mimpi seksual akan selalu bersamanya dan dengan jemaat itu.
89 Dan itu juga terjadi pada semua yang membaca atau mendengarkan apa yang ia bagikan dalam grup-grup. Dan nasihat-nasihat berharganya bisa jadi adalah perbuatan najis dan menyebabkan kenajisan atau keterikatan jika bukan Tuhan yang menjadi sumber nasihat-nasihat tersebut.
90 Jika kalian berkhotbah, maka itu haruslah berasal dari pewahyuan Tuhan kepada kalian. Kalian tidak boleh menaburkan benih kalian ke atas jemaat. Itu membawa kutuk ke atas jemaat. Baik itu khotbah, nasihat pribadi atau umum yang kalian bagikan di grup-grup, semuanya sama.
91 Sekarang saya ingin membahas tentang pengabdian. Secara definisi, pengabdian untuk pelayanan Tuhan adalah menyerahkan seluruh hidup untuk pekerjaan Tuhan seperti orang-orang Lewi di Israel. Pekerjaan khusus dari seseorang yang mengabdikan diri adalah pekerjaan Tuhan.
92 Pengabdian untuk pelayanan Tuhan adalah keputusan pribadi seumur hidup dari seorang Saudara atau Saudari, yang divalidasi dalam grup negaranya setelah ia menunjukkan bukti selama bertahun-tahun. Saudara atau Saudari tersebut diajukan dalam grup negara oleh seorang rasul dan divalidasi jika hingga keesokan harinya tidak ada penolakan.
93 Seorang Saudara atau Saudari yang mengabdikan diri dan telah divalidasi berhak seumur hidup atas pemberian pribadi dan bantuan atau dukungan sesuai kemampuan jemaat atau negara, karena ia tidak memiliki sumber penghasilan lain. Seorang yang telah divalidasi sebagai pengabdi dikenal dengan salib di depan namanya pada profilnya. Dan ia pantas dihormati.
94 Sekarang, tentang pengabdian untuk kekudusan, ada pengabdian sejati dan pengabdian palsu. Pengabdian sejati membawa kesehatan fisik dan rohani. Dan jika engkau berada dalam pengabdian sejati, pewahyuanmu akan sederhana, hampir harfiah. Bahkan mimpi-mimpimu yang sulit pun akan engkau tafsirkan dengan mudah. Dan jawaban instan, kilasan penglihatan, intuisi dan inspirasi tidak akan jauh darimu.
95 Sekarang, banyak Saudara dan Saudari mengaku berada dalam pengabdian padahal tidak. Pengabdian sejati menciptakan kedekatan dan persekutuan antara Tuhan dan engkau. Karena itu, engkau tidak bisa berada dalam pengabdian dan berdoa tentang suatu hal lalu tidak mendapatkan jawaban. Sering kali, karena pengabdian, Tuhan yang tahu segala sesuatu akan memberimu jawabannya melalui pewahyuan tentang hal yang sedang engkau pikirkan ; bahkan sebelum engkau sempat berdoa tentang hal itu.
96 Maka, jika engkau merasa berada dalam pengabdian tetapi terus menerka-nerka, berarti engkau berada dalam pengabdian palsu. Kedekatan dan persekutuanmu dengan Tuhan tergantung pada kualitas pengabdianmu. Jangan tertipu. Engkau tidak bisa membawa bunga, payung, ayunan, kipas angin, panggangan dan suasana pesta ke atas atap dan merasa sedang berada dalam pengabdian.
97 Kriteria pertama di atap, menara atau tembok adalah kesendirian, keheningan dan tanpa internet. Hindari kunjungan, tetaplah sendiri di rumahmu, dalam kesunyian.
98 Pengabdian sejati ada harganya. Tetapi jika engkau menolak untuk membayar harganya, engkau akan jatuh ke dalam roh-roh kelompok atau menjadi murid dari pendetamu. Engkau akan merasa asing atau tersesat dan mempercayai orang-orang yang lebih jahat darimu.
99 Jika engkau menolak pengabdian sejati, maka walau mimpinya mudah, engkau akan tetap kesulitan menafsirkannya. Dan orang jahat akan menuntunmu dengan kata-kata indah untuk bertindak melawan kehendak Tuhan, dan engkau akan mengikuti perkataannya karena kedengarannya indah dan masuk akal, padahal itu dari iblis.
100 Jika engkau menolak pengabdian sejati, baik dalam ibadah maupun di luar ibadah, seseorang bisa mengatakan kepadamu untuk melakukan sesuatu dan engkau tidak tahu apakah itu dari Tuhan atau dari iblis yang berbicara melalui orang itu, karena engkau tidak memahami pewahyuanmu akibat pengabdianmu yang palsu. Engkau tidak akan memiliki identitas ataupun kedudukan. Engkau akan malu seperti orang beragama. Jika orang lain menerima, engkau menerima ; jika mereka menolak, engkau pun menolak.
101 Kamu tidak bisa berada dalam pengudusan dan kamu akan diam dalam tidurmu. Dan di ibadah, orang-orang yang najis dengan pencemaran berjalan di depan mimbar di hadapanmu dan kamu tidak mengetahuinya. Dan ketika harus mencari pendeta atau pemimpin dalam jemaatmu, kamu berdoa tetapi Tuhan tidak menjawabmu.
102 Jika kamu dalam pengudusan dan kamu berdoa tetapi Tuhan tidak menjawab, maka Tuhan telah meninggalkanmu seperti Saul dalam 1 Samuel 28 dan kamu harus mengakuinya dan mencari solusinya.
103 Dan karena kamu berada dalam pengudusan palsu atau Tuhan telah meninggalkanmu dan kamu tidak bisa menghasilkan wahyu, ketika orang meminta wahyu yang menjadi dasar tindakanmu, kamu akan marah. Kamu juga akan mulai meminta wahyu dari orang-orang yang berbicara, bahkan di tempat yang tidak seharusnya.
104 Wahyu itu suci dan merupakan hak prerogatif Tuhan. Itu bukan tren atau slogan yang harus kamu pamerkan atau minta walau di tempat yang tidak perlu.
105 Jika kamu menolak pengudusan sejati, kamu akan selalu menunggu solusi atau keputusan datang dari orang lain. Dan kamu akan ada di sana dengan malu dan sia-sia, mencoba menyesuaikan diri dengan posisi orang lain meskipun kamu sudah lama dalam Pesan ini. Dan kamu akan bercampur dengan orang munafik dan orang berdosa, padahal kamu sendiri bukan orang jahat.
106 Jangan percaya kepada siapa pun. Meskipun kamu tidak pintar, percayalah kepada Tuhan. Dialah yang menciptakanmu. Dia tahu bagaimana berbicara kepadamu seperti seorang ayah biologis berbicara langsung kepada anaknya, tanpa perantara dan tanpa penerjemah.
107 Jika kamu menolak pengudusan sejati, kamu akan bertindak melawan kehendak Tuhan hingga berada di jalan Malaikat Tuhan. Dan karena itu, sebuah jemaat bisa menganiaya seseorang yang rohani.
108 Dan aku sudah katakan, jika seseorang dengan wahyu mengambil sikap aneh, biarkan dia sendiri jika dia tidak mengganggu siapa pun. Misalnya, seseorang yang duduk di luar saat ibadah atau yang tidak membalas salam dan lain-lain, biarkan dia sendiri jika dia tidak mengganggu siapa pun. Jika kamu tidak punya wahyu untuk membawanya kembali, biarkan dia sendiri.
109 Jika sebuah jemaat atau seseorang berdoa dan tidak punya wahyu, dia harus tahu bahwa dia dalam pengudusan palsu. Dalam pengudusan sejati, tidak ada yang mengatakan kepada jemaat untuk pergi berdoa atas masalah penting, tetapi masalah itu diangkat dan orang yang punya wahyu langsung diminta berbicara.
110 Tuhan yang mengetahui segala sesuatu di muka sudah memberikan solusi kepada para pendeta dan pengkhotbah dan beberapa orang rohani dalam jemaat. Mereka akan melihat bahwa mimpi tertentu yang mereka lihat sedang digenapi.
111 Sekarang aku ingin membahas tentang tafsir mimpi dan penglihatan. Pertama, ketahuilah bahwa selalu ada dua jenis orang di bumi.
112 Di satu sisi, secara bawaan, ada orang yang menyukai mimpi dan penglihatan dalam hatinya, meskipun mereka tidak memahaminya. Itulah sebabnya ada orang yang menyimpan dalam hati mimpi atau penglihatan yang mereka lihat bertahun-tahun lalu atau bahkan sejak kecil.
113 Dan di sisi lain, ada orang, termasuk orang-orang religius, yang tidak suka mimpi dan penglihatan dan tidak menganggapnya penting. Mereka tidak mau mendengarnya. Yang penting bagi mereka adalah kitab suci agama mereka.
114 Namun, melalui mimpi dan penglihatan, Tuhan menyatakan diri-Nya. Tanpa mimpi dan penglihatan, tidak akan ada nabi, tidak ada kitab suci, dan orang tidak akan berbicara tentang Tuhan, dan mereka sendiri tidak akan menjadi orang religius. Seorang yang percaya akan menjelaskan mimpi, mereka akan meremehkannya dan orang percaya itu tetap merasa kurang puas. Tapi ketahuilah bahwa kedalaman memanggil kedalaman.
115 Setiap benih akan menemukan jenisnya. Kamu bisa lahir dan tumbuh dengan induk ayam dan anak ayam, tapi jika kamu adalah elang, kamu akan menyukai ketinggian dan akan mendengar tentang mimpi dan penglihatan. Dan suatu hari, saat kamu terbang tinggi bersama elang, kamu akan merasa nyaman sampai kamu bertanya-tanya bagaimana kamu bisa hidup bertahun-tahun di kandang ayam bersama ayam-ayam.
116 Waktunya sekarang ketika mimpi dan penglihatan menjadi bagian dari rencana Keselamatan. Ini seperti setiap penduduk bumi yang punya ponsel dan bisa dihubungi langsung oleh ayahnya tanpa perantara.
117 Dan melalui mimpi dan penglihatan, anak-anak Tuhan yang sejati tidak akan pernah tertipu lagi oleh orang-orang palsu dari Tuhan, karunia-karunia palsu, tafsir mimpi palsu, dan nabi palsu.
118 Mimpi dan penglihatan akan membuka jalan bagi manifestasi anak-anak Tuhan. Mimpi dan penglihatan adalah kecerdasan supranatural anak-anak Tuhan. Mimpi dan penglihatan akan mengambil tempat dan mengalahkan kecerdasan buatan.
119 Dan anak-anak Tuhan akan bersinar melalui mimpi dan penglihatan, karena anak laki-laki dalam Wahyu 12 adalah bayi bercahaya. Melalui mimpi dan penglihatan, orang akan melihat banyak hal dalam kehidupan sehari-hari sebelumnya. Mereka dapat mengambil keputusan yang baik dan menghindari banyak hal. Ini adalah wahyu yang bisa memberitahumu : « Utamakan makanan bangsamu sesuai musimnya. »
120 Tapi apa itu mimpi ? Mimpi itu seperti celana panjang seperti penglihatan tapi bersifat pribadi seperti pakaian dalam. Itulah sebabnya cacatnya adalah celana dalam dan pakaian dalam yang terbuka. Mimpi bersifat pribadi seperti telepon dan akun internet. Yang harus membuka atau mengaksesnya adalah pemiliknya.
121 Selain seorang nabi atau pasanganmu, orang lain yang ingin menafsirkan mimpimu bisa dilihat Tuhan sebagai peretas atau hacker. Ini berbeda dari penglihatan yang kamu lihat di tempat umum.
122 Jadi untuk menjelaskan mimpi kepada seseorang, kamu harus benar-benar didorong untuk menjelaskannya kepadanya. Dan dia harus mengizinkanmu atau memintamu atau kamu harus sudah melihat mimpi di mana kamu sedang menjelaskan mimpi itu kepadanya. Mimpi pribadi yang dipublikasikan oleh Tuhan untuk kegunaan bersama adalah seperti pakaian renang.
123 Tapi jika tanpa perlu kamu meminta seseorang menceritakan mimpi yang dia lihat, itu bisa berarti : « Tunjukkan pakaian dalam yang kamu pakai. » Dan mengatakan kepada seseorang untuk menafsirkan mimpi yang kamu lihat bisa berarti : « Katakan warna pakaian dalam yang aku pakai. » Dan Tuhan tidak akan ada dalam tafsirannya. Tuhan bisa membuat mimpimu lebih intim agar kamu tidak bisa menceritakannya kepada orang lain.
124 Membuat orang tahu bahwa kamu mengerti mimpi adalah kesombongan. Dan jika kamu cepat-cepat menceritakan mimpimu tanpa diminta, apalagi jika kamu menjadi penafsir mimpi orang lain, itu buruk dan akan membuat mimpi-mimpi berikutnya sulit dipahami.
125 Jika kamu punya karunia menafsirkan mimpi, bersikaplah rendah hati. Dan jangan cari menafsirkan mimpi orang lain. Jika seseorang memuji kemampuanmu dalam menafsirkan mimpi, berhati-hatilah. Jika seseorang meminta bantuan untuk memahami mimpi yang dia alami, itu mungkin, tapi tetap berhati-hatilah.
126 Sekarang aku akan membahas pemahaman dan tafsir mimpi. Ada dua metode tafsir : metode standar dan metode karunia. Dari generasi ke generasi, metode karunia tetap menjadi metode utama seperti yang kita lihat dalam Daniel 8 :16 dan Wahyu 17 :7.
127 Metode standar adalah reaksi refleks penafsiran. Itu adalah metode kumpulan orang biasa. Tuhan tidak ada di sana. Metode standar milik orang banyak, sementara metode karunia milik mereka yang taat dan menyenangkan Tuhan.
128 Metode karunia adalah ekspresi kasih Tuhan kepada anak-anak-Nya. Daniel 8 :16 menyatakan kasih Tuhan kepada Daniel dan Wahyu 17 :7 menyatakan kasih Tuhan kepada Yohanes.
129 Saat ini, metode standar seperti pengorbanan binatang dalam Perjanjian Lama untuk penebusan dosa atau seperti penggunaan minyak urapan untuk doa bagi orang sakit. Sejak Kc.155, Tuhan dan Gereja sejati meninggalkan metode standar dan menggunakan metode karunia.
130 Baik. Sekarang aku membahas tafsir mimpi. Cara yang benar dalam menafsirkan mimpi bukanlah mencari banyak arti simbol, tetapi mengatur hidup dan mencari kasih karunia dan rahmat Tuhan. Prioritasnya adalah sikap dan pengudusan yang benar.
131 Pemahaman mimpi dan penglihatan tidak didasarkan pada kecerdasan tetapi pada pengudusan yang benar sesuai dengan semua ajaran Pesan ini. Bahkan kecerdasan dan pengetahuan bisa menjadi musuh tafsir. Karena itu, jika kamu punya buku tafsir mimpi, bakarlah !
132 Rahasia terbesar dalam tafsir mimpi dan penglihatan adalah semangat kita dalam berjalan bersama Tuhan. Semakin kita sederhana, rendah hati, dan taat kepada Tuhan, mencari menyenangkan Tuhan, semakin wahyu kita sederhana dan mudah dimengerti. Dalam keadaan ini, bahkan wahyu yang sulit dan kamu simpan menjadi mudah dimengerti.
133 Musa begitu taat kepada Tuhan sehingga Tuhan berbicara langsung kepadanya tanpa teka-teki. Dan kepada orang-orang yang sesuai hati Tuhan seperti Daud, mimpi dan penglihatan hampir tanpa teka-teki.
134 Dan dalam dispensasi Kasih Karunia di mana setelah Hukum, kita berada sejak pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib, Tuhan seharusnya berbicara tanpa teka-teki jika hati kita benar kepada-Nya. Dan pengudusan membantu kita masuk ke dalam kasih karunia itu.
135 Pengudusan bukan hanya menahan hubungan seksual. Dan jika kamu dalam pengudusan, itu untuk memberkatimu sendiri, keluargamu, dan bangsamu. Pengudusan adalah pengorbanan pribadi untuk keselamatan diri dan orang lain. Dan jika kamu dalam pengudusan, itu juga agar selain menjadi kudus, tanpa beban, kamu bisa berguna. Dan itu normal.
136 Di usia tertentu, jika engkau belum memiliki kehidupan yang baik, itu akan mengusik hatimu. Jadi bagaimana mungkin setelah tiga tahun dalam Pesan ini, engkau tidak memegang peranan apa pun di dalam jemaatmu dan itu tidak mengusikmu ? Bagaimana mungkin engkau hidup dalam pengabdian, namun engkau duduk diam sementara waktu sudah tiba dan ibadah belum dimulai karena tidak ada pemimpin ? Dan dalam keadaan pengabdian, alih-alih bangkit untuk menggenapi Kc.159 :104, engkau justru tetap duduk.
137 Pada penunjukan seorang gembala di jemaat Dabou pada tanggal 8 Juni 2025, ketika ditanyakan siapa yang harus menjadi gembala jemaat itu, sekitar sepuluh orang mengangkat tangan. Dan satu per satu, mereka menceritakan penglihatan mereka dan memberikan penafsirannya. Hanya mereka yang menerima wahyu yang berbicara, dan beberapa Suster juga turut ditunjuk. Semuanya berlangsung dalam ketenangan.
138 Beberapa penglihatan menyebutkan bahwa dua pemimpin jemaat adalah perampok dan menunjuk Saudara Tieffi Franck, yang sudah menjadi gembala di jemaat lain, untuk memimpin dan memulihkan jemaat Dabou.
139 Dan ketika giliran Saudara Tieffi Franck berbicara, ia menceritakan bahwa ia hadir pagi itu karena ia telah melihat dalam mimpi bahwa adik perempuannya meminta bantuannya untuk mencuci bejana-bejana minyaknya. Dan melalui penafsiran, ia mengetahui bahwa adik perempuannya itu adalah jemaat Dabou. Itulah alasan ia hadir pagi itu di jemaat Dabou.
140 Berdasarkan kata-kata ini, orang yang sedang berdiri di mimbar — salah satu dari dua pemimpin jemaat — turun dari mimbar, dan Saudara Tieffi Franck naik ke mimbar dan melanjutkan pelayanan sampai selesai.
141 Dalam segala hal, jika ada dua wahyu yang bertentangan atau menunjuk pada orang yang berbeda, kalian harus segera mencari tahu siapa di antara keduanya yang menabur perpecahan, agar orang itu mengaku pada ibadah berikutnya. Dan pemimpin harus mampu mengambil kesimpulan yang jelas. Berdasarkan wahyu yang diterimanya, ia bahkan dapat menolak wahyu tersebut, terutama yang datang dari orang yang berulang kali jatuh dalam dosa.
142 Ketenteraman yang terjadi di Dabou pada 8 Juni itu, seharusnya juga terjadi di mana pun ada orang-orang yang hidup dalam pengabdian. Engkau tidak bisa hidup dalam pengabdian dan tidak mengetahui tentang penunjukan jabatan di jemaatmu atau peristiwa besar yang akan terjadi dalam Pesan ini, sementara orang lain yang tidak dalam pengabdian sudah mengetahuinya.
143 Hidup dalam pengabdian menempatkan engkau pada posisi penjaga bagi umatmu. Engkau menjadi penolong dan harapan bagi umatmu. Seperti seorang nabi atau nabiah, engkau harus melihat dan merespon peristiwa-peristiwa di dalam jemaatmu dan dalam Pesan ini tanpa menyalahgunakannya dan tanpa menjadi pemimpin jemaatmu.
144 Kita tahu bahwa seorang gembala yang fasik tidak akan menghasilkan pengkhotbah dalam jemaatnya. Ia melihat setiap Saudara yang naik mimbar untuk menggenapi Kc.159 :104 sebagai musuh yang potensial. Dan jika gembalamu bertindak seperti orang fasik, sebagai penjaga, engkau harus menerima wahyu tentang hal itu dan menyampaikannya kepadanya, dan jika perlu, menyampaikannya juga kepada jemaat.
145 Dan jika dalam suatu wahyu, gembalamu atau pemimpin jemaat lainnya digambarkan sebagai perampok, engkau wajib menyampaikan wahyu itu secara pribadi kepadanya. Jika ia menerima dengan baik, mengaku dosa, dan berusaha berubah ke arah yang benar, maka tujuanmu tercapai. Tetapi jika ia tidak merespons atau mencoba memutarbalikkan penafsirannya, atau jika wahyu itu terus datang kepadamu, maka sampaikan itu dalam grup jemaatmu atau mintalah waktu berbicara setelah pengumuman dalam ibadah untuk menyampaikannya kepada jemaat.
146 Dan jika jemaat tetap acuh tak acuh atau mencoba memutarbalikkan penafsirannya, atau jika wahyu-wahyu terus datang dalam arah yang sama, maka engkau boleh menjelaskan hal itu kepada siapa pun yang engkau inginkan, termasuk kepada seorang rasul, nabiah, atau nabi kecil, demi menyelamatkan jemaat dan umatmu.
147 Semua petunjuk ini sedang membangun platform nabi-nabi kecil. Dan mulai bulan Juni 2025 ini, pertemuan para pelayan di tiap negara juga akan melibatkan setiap Saudara atau Saudari yang memiliki penglihatan atau karunia wahyu yang besar menurut Kc.158 :52. Setiap Saudara atau Suster yang memiliki karunia wahyu yang besar, atau yang sering menerima penglihatan, atau yang dikenal di negaranya dalam bidang pewahyuan, dapat ikut serta dalam pertemuan pelayan.
148 Sekarang, sejak bulan Mei 2025, kita mulai kembali melihat manifestasi rohani di berbagai negara seperti yang terjadi pada tahun 2023 dengan Saudari kita yang berharga Dayina dari Malawi. Ini adalah kembalinya masa pengabdian tahun 2024. Ketika masa itu datang, kambing dan domba jantan pun datang dengan roh Abraham Mazel, dan kalian harus dapat membedakannya.
149 Manifestasi rohani selalu mendahului turunnya Roh Kudus. Ketahuilah bahwa kalian akan menerima Roh Kudus yang telah kita puasi pada tahun 2024, dan segala yang telah kukabarkan akan terjadi. Aku tidak tahu apakah aku masih akan ada di bumi ketika itu terjadi, tetapi itu pasti akan terjadi.
150 Aku akan menjelaskan hal ini. Berbicara tentang salah satu penglihatannya, William Branham berkata dalam khotbahnya tentang Meterai Ketujuh : “…Dan pada saat itu juga, Ia membawaku. Ia mengangkatku dan menempatkanku sangat tinggi, di suatu tempat di mana sebuah pertemuan sedang berlangsung. Kelihatannya seperti tenda, atau seperti semacam katedral. Dan aku melihat, ada seperti sebuah kotak kecil, sebuah ruangan kecil di samping. Dan aku melihat cahaya itu berbicara kepada seseorang, di atasku, cahaya yang kalian lihat di foto itu. Cahaya itu berputar menjauh dariku dan pergi menetap di atas tenda itu. Dan Ia berkata : ‘Aku akan menemuimu di sana.’ Dan Ia berkata : ‘Itu akan menjadi Tarikan ketiga…’. Ada tiga hal besar yang menyertainya. Salah satunya telah diungkapkan kemarin ; yang lainnya diungkapkan hari ini ; dan ada satu hal yang tidak bisa ku tafsirkan, karena itu dalam bahasa yang tidak dikenal.”
151 William Branham melihat satu kelompok yang sama, satu tempat yang sama dan berkata bahwa tempat itu tampak seperti tenda dan seperti katedral. Padahal tenda dan katedral adalah dua hal yang sangat berbeda, sangat berjauhan seperti Timur dan Barat. Seorang branhamis tidak dapat memahami hal ini, tetapi kita memahaminya karena janji itu diberikan kepada kita.
152 Sekarang, dengarkan baik-baik. Dari Kc.1 sampai Kc.154, kita semua berada di katedral. Dan mulai dari Kc.155, Tuhan memberi tanda untuk berjalan menuju tenda di puncak gunung. Di sanalah, di atas dua dasar, dalam dimensi mimpi dan penglihatan, distribusi anggur akan terjadi. Aku tidak tahu hari dan jamnya, tetapi distribusi itu pasti akan terjadi untuk membawa kita sepenuhnya masuk dalam karunia-karunia rohani.
153 Kita tidak bisa menerima Roh Kudus atau anggur itu di katedral karena ada orang-orang yang seharusnya tidak menerimanya tetapi hadir, dan ada orang-orang yang seharusnya menerimanya tetapi dalam kondisi yang buruk atau tidak hadir.
154 Kita telah berdoa untuk menerima Roh Kudus dan Tuhan telah memberikan Roh Kudus kepada kita. Aku telah melaporkannya dalam Kc.162 :23. Aku melihat-Nya dalam bentuk anggur dari madu, tetapi untuk distribusinya, hanya Tuhan yang tahu hari dan jamnya. Tetapi jika Tuhan menghendakinya, tangan miskin ini yang telah Ia berikan kepadaku dan yang telah Ia lengkapi dengan banyak kuasa mujizat dan kesembuhan, bisa mulai melakukan distribusi itu.
155 Dalam Matius 9 :5, Tuhan Yesus berkata kepada anak-anak iblis : Mengatakan kepada seseorang : “Bangunlah dan berjalanlah !”, dan mengatakan kepada seseorang : “Dosamu telah diampuni !”, yang mana yang lebih sulit ? Dan hari ini, aku bisa berkata kepada anak-anak iblis : meletakkan tangan di mata yang buta, dan berkata : “Dalam nama Yesus Kristus, lihatlah !”, dan berkata kepada seseorang : “Dalam nama Yesus Kristus, terimalah Roh Kudus !”. Yang mana yang lebih sulit ?
156 Pelayanan kesembuhan di Afrika Selatan dan Zimbabwe bukanlah untuk menjawab iblis yang berkata tidak akan ada visi stadion besar, tetapi untuk memperkuat iman kita. Dan kita mengucap syukur kepada Tuhan.
157 Aku sedang berada di lorong surga, menyeberangi sungai hitam menuju surga. Aku berjalan di antara dua dinding air seperti dinding terowongan. Ini seperti Israel menyeberangi Laut Merah bersama Musa menuju Tanah Perjanjian.
158 Kita semua akan menyeberangi sungai itu dan mencapai surga Tuhan. Jika kalian percaya bahwa surga itu ada, maka percayailah dengan teguh setiap kata yang telah kukatakan kepadamu. Dan kiranya kasih karunia Tuhan menyertaimu dan menyertaiku. Amin !