



Kacou 57 (Kc.57) : MEZBAH KISAH PARA RASUL 19:19
(Khotbah pada Minggu pagi, 24 Desember 2006 di Adjamé, Abidjan - Pantai Gading)
1 Baik! Saya selalu menunjukkan melalui Injil ini bahwa Allah mengutus seorang malaikat karena manusia telah rusak dan telah merusak jalannya sendiri menuju keselamatan. Malaikat itu keluar dari hadirat Allah dan datang dari pihak Allah dengan Injil yang kekal sebagai satu-satunya terang untuk menerangi dunia, seperti yang kita lihat dalam Wahyu 18:1. Dan malaikat surgawi ini, yang dapat kita bayangkan memiliki sayap, turun dari Surga dan memberikan Pesannya kepada seorang manusia di bumi, dan manusia itu merupakan representasi malaikat surgawi di bumi. Manusia itu juga merupakan bagian dan warisan Allah di antara manusia.
2 Dan kalian telah melihat bahwa dalam penglihatan tanggal 24 April 1993, Malaikat, Anak Domba, dan jiwaku menjadi satu di atas air, seperti Elia, Musa, dan Yesus di gunung transfigurasi dalam Matius 17.
3 Dan apa pun yang diberitakan oleh malaikat di bumi ini, betapapun kecil, ringan, atau tidak berarti kelihatannya, itulah kehendak Allah bagi generasi malaikat tersebut. Segala sesuatu yang lain yang dibawa seseorang di suatu tempat dipandang oleh Allah seperti cat kuku, lipstik, dan berbagai bentuk riasan untuk menggoda Gereja.
4 Dan segala sesuatu yang dikatakan atau dilakukan nabi, atau apa pun yang terjadi selama pelayanannya, adalah satu-satunya hal yang harus disimpan oleh dirinya sendiri atau oleh para juru tulis melalui buku, kaset, CD, dan sarana lainnya. Dan di setiap sinagoga, para imam menyampaikan kepada umat mereka apa yang dikatakan nabi pada zaman mereka, disertai komentar. Dan ketika nabi itu meninggal, setelah beberapa waktu Allah membangkitkan nabi yang lain. Kalian mengerti? Setelah Yesaya, Allah membangkitkan Amos. Bahkan jika dua nabi tampil pada waktu yang sama di bumi seperti Yohanes Pembaptis dan Yesus, salah satu dari keduanya akan meninggalkan panggung.
5 Sekarang mari kita perhatikan Kisah Para Rasul 19:19… “Banyak juga di antara mereka yang telah melakukan praktik-praktik tertentu membawa buku-buku mereka dan membakarnya di depan semua orang; mereka menghitung harganya dan ternyata semuanya bernilai lima puluh ribu keping perak.” …mereka yang telah percaya membawa buku-buku mereka. Setiap buku yang tidak ditulis oleh seorang nabi Allah yang autentik atau yang bukan merupakan buku sejarah Israel yang ditulis oleh para juru tulis, mereka membawanya untuk dibakar.
6 Jangan berpikir sedikit pun bahwa itu adalah buku-buku seperti buku-buku Rosicrucian pada zaman sekarang. Bukan begitu! Bacalah Ulangan 13 dan Ulangan 18 dan kalian akan melihat bahwa seorang Yahudi tidak mungkin memegang buku sihir. Mengapa? Karena hukum diterapkan dengan sangat tegas. Demikianlah dalam Yohanes 8, seorang perempuan yang tertangkap dalam perbuatan perzinaan akan dilempari batu jika Tuhan Yesus tidak campur tangan! Musa dengan tegas melarang semua praktik semacam itu dan setiap orang Yahudi, di mana pun dia berada, menjaga agar hukum itu diterapkan.
7 Tetapi buku-buku ribuan jumlahnya yang dibakar sejak Kisah Para Rasul 19:19 itu sebenarnya apa? Ada dua kategori: di satu sisi buku-buku yang disebut “buku apokrif”, dan di sisi lain buku-buku yang disebut “Talmud”, yaitu buku-buku para imam, rabi, serta banyak buku keagamaan lainnya pada zaman itu. Buku-buku apokrif adalah buku-buku yang bersifat kenabian, dianggap mendapat ilham ilahi, atau memakai nama seorang nabi, padahal sebenarnya bukan demikian. Saya katakan: sebenarnya bukan demikian.
8 Dan di antara buku-buku apokrif Perjanjian Lama, saya memilih satu. Ada puluhan, tetapi saya memilih satu: “Kitab Barukh, anak Neria.” Ini memang Barukh, sahabat nabi Yeremia. Ia telah menulis sebuah buku yang sangat indah, tetapi buku itu harus dibakar di Kisah Para Rasul 19:19, karena menjadi sahabat atau murid seorang nabi tidak memberikan hak kepada seseorang untuk menulis sebuah buku; betapapun baiknya buku itu, buku tersebut harus dibakar di mezbah Kisah Para Rasul 19:19!
9 Sebab hanya seorang nabi utusan yang berwenang untuk menulis sebuah buku. Itulah sebabnya kalian melihat dalam Alkitab: kitab nabi ini, kitab nabi itu, kitab nabi yang lain! Tetapi kalian tidak pernah melihat kitab imam ini, kitab imam besar itu, kitab pengawas itu, kitab rabi itu… Padahal imamat dalam Yudaisme atau Perjanjian Lama merupakan pelayanan yang dalam Perjanjian Baru dinyatakan dalam Efesus 4:11, yaitu rasul, nabi gereja, penginjil, dan pengajar. [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”].
10 Dan dalam Perjanjian Baru, saya juga memilih dua buku. Saya memilih: “Injil menurut Nikodemus.” Nikodemus pernah berbicara dengan Tuhan Yesus dan mengikuti pelayanan Tuhan Yesus dari kejauhan, dan ketika Tuhan Yesus meninggal, ia berada di sana. Tetapi semua itu tidak pernah memberinya hak untuk menulis sebuah Injil. Dan betapapun baiknya Injil yang ditulis oleh Nikodemus, Injil itu harus dibawa ke mezbah Kisah Para Rasul 19:19 untuk dibakar.
11 Sekarang, jika orang-orang melihat buku ini, mereka akan bersukacita. Mereka akan berkata: “Ah! Nikodemus menceritakan secara rinci apa yang dia katakan bersama Tuhan Yesus…” Kalian mengerti? Nikodemus tahu dengan baik bahwa seorang imam tidak dapat menulis sebuah buku! Tidak ada buku yang membawa nama seorang imam!
12 Entah namanya Abiatar, Zadok, Azaria, atau Elnatan, Allah tidak pernah memberinya hak untuk menulis sebuah buku. Tetapi ketika Nikodemus melihat Petrus, Yakobus, dan yang lain menulis, ia berpikir bahwa ia juga dapat melakukannya, dan ia melakukannya. Bukunya sangat dihargai, tetapi di hadapan mezbah Kisah Para Rasul 19:19, bukunya dibakar. [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”].
13 Bahkan jika sebuah buku juga mengandung dalam isinya Firman Allah atau ayat-ayat yang benar, atau bahkan sebuah buku seperti kitab Yesaya, buku itu harus dibakar di mezbah Kisah Para Rasul 19:19! Amin! Ambillah seluruh Alkitab dan kalian akan melihat bahwa hanya para nabi utusan yang menulis buku. Kalian tidak pernah melihat kitab seorang imam.
14 Dan sekarang dalam Kekristenan, imamat itu adalah para rasul, nabi gereja, penginjil, dan pengajar. Mereka tidak berhak menulis sebuah buku. Dan jika kalian menemukan buku seorang rasul, nabi gereja, penginjil, atau pengajar, kalian harus membakarnya menurut Kisah Para Rasul 19:19.
15 Katakan kepada Joel Osteen, T.D. Jakes, Doug Batchelor, Billy Graham, Edir Macedo, Valdemiro Santiago, Silas Malafaia, Paula White, Joyce Meyer, dan Chris Oyakhilome bahwa nabi Kacou Philippe telah menyalakan kembali api mezbah Kisah Para Rasul 19:19 untuk membakar semua buku mereka menurut Kisah Para Rasul 19:19!
16 Katakan kepada David Owuor, Emmanuel Makandiwa, Uebert Angel, T. B. Joshua, David Oyedepo, Alberto Mottesi, Claudio Freidzon, dan Dante Gebel bahwa seperti para rasul, nabi Kacou Philippe telah menyalakan kembali api mezbah Kisah Para Rasul 19:19 di bumi untuk membakar segala sesuatu yang telah mereka tulis di bumi!
17 Katakan kepada Benny Hinn, Manasseh Jordan, Jesse Jackson, John Hagee, Pat Robertson, Joaquim Gonçalves, Donald Parnell, Alejandro Bullón, dan Guillermo Maldonado bahwa nabi Kacou Philippe telah menyalakan kembali api mezbah Kisah Para Rasul 19:19 di bumi untuk membakar segala sesuatu yang telah mereka kerjakan di bumi! [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”].
18 Saya berseru dengan sangat keras pagi ini kepada Tommy Osborn, Yonggi Cho, Kenneth Hagin, Reinhard Bonnké, Ewald Frank, Rebecca Brown, Win Worley, dan semua orang yang telah menulis buku, betapapun baiknya buku-buku tersebut, bahwa saya telah menyalakan kembali mezbah Kisah Para Rasul 19:19. [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”]. Katakan kepada mereka semua bahwa kami menunggu kayu bakar untuk mezbah Kisah Para Rasul 19:19 dan bahwa kayu itu adalah buku-buku, risalah, dan apa yang mereka anggap sebagai Alkitab. [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”].
19 Saya berseru dengan sangat keras kepada gereja-gereja Katolik, Protestan, Injili, dan Branhamis, termasuk Islam dan Yudaisme, bahwa saya telah menyalakan kembali mezbah Kisah Para Rasul 19:19. [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”]. Saya berseru dengan sangat keras kepada seluruh dunia bahwa mezbah Kisah Para Rasul 19:19 menyala di sini. Bawalah buku-buku kalian ke mezbah Kisah Para Rasul 19:19 dan selamatkan diri kalian sendiri, jika tidak, akan ada hukuman api bagi kalian dan buku-buku kalian! Kalian mengerti? [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”].
20 Dan untuk Perjanjian Baru, saya juga memilih sebuah buku lain: “Surat Barnabas.” Oh! Saudara-saudara, jika sebuah buku seharusnya diterima, itu seharusnya “Surat Barnabas.” Barnabas adalah tokoh penting dalam Kekristenan dan telah melakukan banyak mukjizat yang seharusnya disimpan dalam catatan, dan dialah yang mendapat kehormatan untuk memperkenalkan rasul Paulus kepada orang-orang Kristen! Ia bukan orang sembarangan, tetapi bukunya dibakar di mezbah Kisah Para Rasul 19:19. Dan Alkitab mengatakan bahwa pada akhirnya ia terseret ke dalam suatu penyimpangan sehingga bahkan ia menulis sebuah buku, padahal ia bukan nabi utusan. Dan dalam surat-surat Paulus, kita jarang melihat nama pejuang iman yang kuat ini.
21 Tetapi Saudara-saudara, apakah Barnabas seharusnya menulis sebuah buku? Tidak! Ia tahu dengan baik dari Perjanjian Lama bahwa hanya nabi utusan yang berwenang menulis. Tetapi ketika ia melihat bahwa ia memiliki sesuatu melalui mukjizat-mukjizat yang terjadi melalui tangannya, ketika ia melihat di mana-mana bahwa Alkitab tidak mengatakan “Paulus dan Barnabas…” tetapi “Barnabas dan Paulus…”, terutama dalam Kisah Para Rasul 13:2, ia berpikir bahwa setidaknya ia memiliki pelayanan yang sama dengan Paulus.
22 Padahal, dua nabi utusan tidak dapat bekerja di bumi pada waktu yang sama. Ketika ia melihat semua itu, hatinya menjadi tinggi seperti Uzia dan ia berpikir bahwa ia dapat menulis sebuah buku keagamaan. Tentunya Barnabas berpikir dalam hatinya: “Dengan Roh Kuduslah seseorang menulis, dan itulah sebabnya dalam Perjanjian Lama hanya nabi utusan yang menulis. Tetapi jika dalam Perjanjian Baru Allah telah mencurahkan Roh Kudus kepada semua orang dan bahkan tabir Bait Suci telah terbelah, apa yang menghalangi saya untuk menulis apa yang Roh Kudus sendiri ilhamkan kepada saya atau kerjakan melalui tangan saya untuk membangun Gereja-Nya?” Dan seperti Paulus, ia menulis sebuah surat. Tetapi di hadapan mezbah Kisah Para Rasul 19:19, ditanyakan: Surat ini milik siapa? Mereka tidak mencari kesalahan di dalamnya, tetapi hanya bertanya: Surat ini milik siapa? Kalian mengerti? [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”].
23 Jika seorang pendeta, pendeta senior, atau uskup menulis sebuah buku yang luar biasa, kalian tidak perlu mencari kesalahan atau apa pun di dalamnya; tetapi karena yang menulis adalah seorang pendeta, pendeta senior, uskup, rasul, penginjil, atau pengajar, kalian harus membakarnya di mezbah Kisah Para Rasul 19:19. [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”].
24 Dan contoh-contoh Barukh dan Barnabas ini sebenarnya dapat membantu Ewald Frank, tetapi sayang sekali! Dan setiap kali saya memikirkan Ewald Frank, saya melihat gambaran Lucifer yang ingin memiliki pelayanan yang mulia seperti Gabriel.
25 Lihatlah dalam Alkitab apakah Barukh dan Barnabas tidak memiliki pelayanan yang lebih besar daripada Ewald Frank! Ketahuilah bahwa Barukh telah lama hidup dalam kedekatan dengan Yeremia, tetapi hal itu tidak pernah memberinya hak untuk menulis sebuah buku. Barnabas telah melakukan segala sesuatu untuk Paulus dan bersama Paulus, tetapi hal itu tidak pernah memberinya hak untuk menulis sebuah buku. [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”].
26 Setiap buku yang tidak ditulis oleh nabi utusan atau yang bukan merupakan sejarah Gereja atau Israel adalah buku yang dianggap jahat. Ketika seorang rasul, nabi gereja, penginjil, pengajar, uskup, pendeta, atau pendeta senior menulis sebuah buku keagamaan, teks ini menyamakannya dengan sesuatu yang harus dibakar di mezbah Kisah Para Rasul 19:19. [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”].
27 Beberapa buku tidak terdapat dalam Alkitab, tetapi Alkitab mengakui keberadaannya, karena buku-buku itu ditulis oleh nabi utusan; seperti kitab nabi Natan dan kitab nabi Gad menurut 1 Tawarikh 29:29. Dan Mishnah, Gemara, Talmud Babilonia, Talmud Yerusalem, serta semua buku lain yang disebut suci dibakar oleh mereka yang memilikinya, dan tanda untuk membakar buku-buku itu diberikan dalam Kisah Para Rasul 19:19.
28 Setelah Roh Kudus turun dalam Kisah Para Rasul 2; setelah semua hal ini, lama-kelamaan, di bawah arahan para rasul dan murid-murid, orang-orang mulai membakar buku-buku keagamaan yang mereka miliki di berbagai tempat. Bukan hanya di Efesus, tetapi di mana pun Kekristenan berada.
29 Sekarang perhatikan, mengapa semua ini? Ikuti baik-baik: Nikodemus tidak dapat menulis karena yang harus menulis adalah nabi utusan. [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”].
30 Dari tiga puluh sembilan kitab dalam Perjanjian Lama, saya melihat bahwa dua puluh sembilan adalah kitab kenabian atau membawa nama nabi, dan saya melihat bahwa sisanya, yaitu sepuluh, adalah kitab sejarah Israel yang ditulis oleh para juru tulis untuk generasi-generasi berikutnya. Dan pada zaman dahulu, seorang juru tulis tidak menulis apa yang ia inginkan; itu adalah sesuatu yang sangat serius!
31 Apa yang dikatakan Ester 2:23: “…dan hal itu ditulis dalam kitab sejarah Israel di hadapan raja.” Kalian mengerti? Di hadapan raja! Dan kalian tidak akan melihat dalam sebuah kitab sejarah penjelasan tentang suatu ayat. Lihat kitab Raja-raja, Tawarikh, Nehemia, dan Ezra… Kalian tidak akan menemukan komentar mengenai Mazmur atau hukum Taurat. Para penulisnya adalah para juru tulis, mereka yang ditugaskan untuk menulis sejarah Israel dan menyalin apa yang dikatakan para nabi karena para nabi sering kali adalah orang-orang yang tidak memiliki pendidikan tinggi.
32 Dan karena Allah menjanjikan para juru tulis dalam Matius 23:34-35, kita mengetahui sejarah Calvin, Martin Luther, dan yang lainnya. [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”]. Dan jika Allah mengutus seorang juru tulis pada zaman sekarang, ia akan menulis apa yang sedang dilakukan seluruh Kekristenan tanpa mengambil posisi dan tanpa berusaha mengomentari atau menjelaskan sebuah ayat. Dan jika ia melakukannya dengan baik, suatu hari buku seperti itu layak dibaca. Itu adalah buku sejarah, sejarah kita.
33 Sekarang saya ingin mengatakan sesuatu: Dalam Alkitab pertama-tama ada nabi utusan, kedua empat pelayanan Efesus 4:11, yaitu rasul, nabi gereja, penginjil, dan pengajar, dan ketiga sembilan karunia dalam 1 Korintus 12…
34 Perhatikan. Ada tiga tahap pelayanan: karunia-karunia, pelayanan dalam gereja, dan pelayanan nabi utusan, yang tanpanya tidak ada gereja di bumi. Jika salah satu karunia dari 1 Korintus 12 bekerja dalam sebuah gereja, karunia itu adalah untuk gereja lokal tersebut dan tidak dapat disampaikan ke tempat lain.
35 Sekarang, jika seorang rasul, nabi gereja, penginjil, atau pengajar berkhotbah, hal itu menurut teks ini adalah untuk negaranya sendiri dan tidak dapat pergi ke luar negaranya. Hanya nabi utusan yang dapat berkhotbah untuk seluruh umat manusia dan seperti Nuh, ia sendirian pada zamannya. Dan kalian harus menerimanya agar diselamatkan. [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”].
36 Seorang rasul atau pengajar yang memberikan khotbah yang membangun adalah hal yang baik, tetapi khotbah itu tidak boleh direkam atau ditulis atau dilakukan sesuatu untuk mengirimkannya ke negara lain. Namun sekarang, ketahuilah bahwa pelayanan-pelayanan itu adalah untuk membangun semua orang. Karena itu seorang saudara dapat mendengarkan atau membuat orang lain mendengarkan khotbah yang bahkan berasal dari seorang pengkhotbah dari negara lain.
37 Di mana pun kalian berada, ketahuilah bahwa inilah wahyu Allah yang menurut teks ini harus kalian percayai agar diselamatkan. [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”]. Kisah Para Rasul 19:19. Ketahuilah bahwa jika kalian adalah rasul, nabi gereja, penginjil, atau pengajar, ketika kalian mencoba menulis sebuah buku, kalian langsung mengambil posisi Raja Uzia dalam 2 Tawarikh 26:16, seorang raja yang ingin membakar ukupan bagi TUHAN meskipun ia tidak memiliki hak untuk melakukannya.
38 Dan saya bersukacita ketika melihat bahwa imam besar Azaria, bersama delapan puluh imam, datang menemuinya untuk mencegahnya. Perhatikan bahwa mereka tidak mencegahnya karena ia melakukan pelayanan dengan buruk, tetapi mereka datang menemuinya dan berkata: “Engkau tidak diperbolehkan membakar ukupan, karena engkau adalah raja! Engkau tidak diperbolehkan melakukan hal ini…”
39 Mari kita membacanya: “Tetapi ketika Raja Uzia menjadi kuat, hatinya menjadi tinggi sehingga ia jatuh… dan ia masuk ke dalam Bait TUHAN untuk membakar ukupan di atas mezbah ukupan. Dan Azaria, imam itu, masuk sesudahnya, bersama para imam TUHAN, delapan puluh orang yang gagah berani. Mereka menentang Raja Uzia dan berkata kepadanya: Bukan bagianmu, Uzia, untuk membakar ukupan bagi TUHAN, melainkan bagian para imam, keturunan Harun, yang telah dikuduskan untuk membakar ukupan. Keluarlah dari tempat kudus!” [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”] “…Dan Uzia menjadi marah; … dan ketika ia marah terhadap para imam, suatu penyakit kulit putih muncul pada dahinya di hadapan para imam…” [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”].
40 Dan Alkitab mengatakan bahwa ia langsung terkena penyakit kulit putih. Ketahuilah bahwa ketika seorang pendeta senior, uskup, pendeta, pengajar, nabi gereja, atau penginjil menulis sebuah buku, teks ini menyatakan bahwa penyakit Uzia ada padanya. Dan ini disebut sebagai wahyu Allah yang tidak dapat salah. [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”].
41 Dalam Alkitab, di bawah hukum Taurat, pada waktu Allah menuntut usaha dari manusia, apa yang tidak diizinkan-Nya, menurut teks ini tidak akan diizinkan-Nya di bawah Perjanjian Baru dengan Roh Kudus. Mengapa? Karena Dia tetap sama kemarin, hari ini, dan selama-lamanya.
42 Seorang imam tidak pernah menulis dalam Perjanjian Lama; seorang imam, yaitu rasul, nabi gereja, penginjil, atau pengajar, tidak akan pernah menulis buku keagamaan dalam Perjanjian Baru. Jika ia melakukannya, ketahuilah bahwa penyakit Uzia ada padanya, dan nabi zamanmu yang mengatakan hal itu kepadamu. [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”].
43 Sekarang, semua yang sedang ditulis oleh para rasul, pengajar, pendeta, dan nabi gereja ini disebut oleh teks sebagai buku-buku praktik keagamaan yang keliru dan buku-buku yang harus dibakar. Dan dalam Kisah Para Rasul 19:19, buku-buku yang telah ditulis oleh leluhur mereka dibakar.
44 Tetapi buku-buku dan versi-versi Alkitab yang ditulis atau diterjemahkan oleh hamba-hamba Allah yang dianggap sejati seperti Martin Luther, William Tyndale, Olivétan, dan yang lainnya tidak dibakar. [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”]. Mereka telah menulis buku-buku berharga tentang puasa dan doa serta berbagai topik lainnya, tetapi semuanya dibakar. Tidak seorang pun dapat menulis tentang Firman Allah selain nabi utusan!
45 Dan sepanjang sejarah Gereja, ada perdebatan sengit mengenai kitab Ibrani. Ada kelompok sejarawan dan teolog yang mengatakan bahwa kitab Ibrani ditulis oleh Paulus. Ada kelompok lain yang mengatakan bahwa kitab Ibrani ditulis oleh Apolos atau orang semacam itu. Tetapi wahyu dan garis wahyu Allah, menurut teks ini, mengatakan bahwa Paulus adalah penulisnya.
46 Haruslah orang yang kepadanya hal itu diberikan dari Surga yang melakukannya. Jika tidak, jika engkau meninggikan diri untuk menulis, maka penyakit Uzia akan menimpamu seketika. Dan kapan penyakit itu menimpanya? Bukan pada hari pertama, tetapi pada hari ketika ia mengeraskan tengkuknya terhadap Firman. Dan demikian pula sekarang, ketika kalian mendengar nabi Kacou Philippe, nabi yang menurut teks ini diutus Allah kepadamu ketika kalian masih hidup di bumi. [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”].
47 Dan setelah Firman berbicara, jika kalian berpikir atau mempertanyakannya walau sesaat, maka menurut teks ini kalian terkena penyakit Uzia sampai mati. Allah bahkan tidak menunggu sampai ia terus membakar ukupan, tetapi begitu ia mengeraskan tengkuknya, penyakit itu muncul! Amin! Bukan pada tangannya tetapi pada dahinya! Penyakit yang putih!
48 Sejak saat engkau telah diperingatkan dan engkau mulai mempertanyakannya, teks ini mengatakan bahwa penyakit Uzia ada pada dahimu. Sejak saat nabi yang hidup pada zamanmu mengatakan bahwa seorang pendeta, pengajar, rasul, penginjil, atau nabi gereja tidak dapat menulis, lalu engkau berpikir dalam dirimu: “Bukankah Petrus, Yakobus, dan Yohanes yang adalah rasul-rasul menulis? Bahkan Daud yang adalah seorang raja bukankah ia juga menulis?” Begitu engkau berpikir demikian, menurut teks ini penyakit Uzia muncul pada dahimu!
49 Mengapa? Karena nabi Kacou Philippe mengatakan bahwa para rasul dan murid Tuhan Yesus adalah nabi-nabi. Dan nabi-nabi itu menerima Pesan mereka dari Allah ketika Allah berada di bumi dalam bentuk manusia dalam Pribadi Tuhan Yesus. [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”].
50 Nabi adalah orang yang menerima Firman secara langsung dari Allah. Dan Tuhan Yesus Kristus adalah Allah. Amin! [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”]. Para nabi adalah malaikat. Dan Tuhan Yesus Kristus bersama para rasul dan murid-Nya adalah Allah Yang Mahakuasa di tengah-tengah malaikat-Nya! [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”].
51 Sekarang ikutilah ini: Ketika Yesaya telah menyampaikan Pesannya, para imam yang berada di sana harus mulai memberitakannya karena itulah kehendak Allah untuk zaman mereka. Dan ketika Yesaya meninggal, pada saat itulah umat harus berhenti. Biasanya, setelah utusan Seruan Tengah Malam, setelah seorang nabi utusan, tidak seharusnya ada perpecahan jika orang-orang mengenali bahwa yang memajukan umat adalah nabi utusan yang hidup.
52 Ketika Musa meninggalkan umat dalam Keluaran 32, Harun tidak mempunyai hak untuk memajukan umat satu langkah pun. Imam besar terbesar yang pernah dikenal dunia adalah Harun, tetapi pada hari ia mencoba memajukan umat, yang terjadi adalah anak lembu emas! Dan setiap imam atau pelayanan Efesus 4:11, yaitu rasul, nabi gereja, penginjil, atau pengajar yang menulis sebuah buku, menurut teks ini buku tersebut akan menjadi anak lembu emas! [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”]. Dan setiap orang Yahudi tahu bahwa tugas seorang imam adalah memelihara iman umat sampai Allah mengutus nabi utusan lain ke bumi. Jika seorang imam dapat berhasil melakukannya, seharusnya Harunlah yang berhasil, sebagai bapak seluruh imamat dari generasi ke generasi sampai hari ini.
53 Harun adalah bapak para rasul, nabi gereja, penginjil, dan pengajar. Dan jika Harun, bapak imamat, ketika ingin melakukan sesuatu bagi Allah, membuat anak lembu emas, maka setiap rasul, nabi gereja, penginjil, atau pengajar harus mengakui bahwa kedaulatan Allah menetapkan bahwa nabi utusanlah yang berwenang memajukan umat. [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”].
54 Dan imamat pada zaman sekarang adalah pelayanan-pelayanan Efesus 4:11. Sedangkan iman Israel adalah Hosea 12:14 dan 2 Tawarikh 20:20. Tidak peduli seberapa dalam dan bermanfaat buku seorang pendeta, rasul, atau pengajar, sekalipun ia seorang Kristen dan penuh Roh Kudus seperti Barnabas, menurut teks ini buku tersebut harus dibakar menurut Kisah Para Rasul 19:19. [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”]. Di luar Alkitab atau apa yang dikatakan oleh seorang nabi utusan, bakarlah semuanya menurut Kisah Para Rasul 19:19. [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”].
55 Dan saya ulangi bahwa sebuah buku dari Allah tidak memberikan komentar atas apa yang dikatakan nabi lain. Dalam Yehezkiel pasal 1, di Surga, kita melihat bahwa keempat makhluk di sekitar Allah masing-masing memandang ke arah mereka sendiri. Dan di bumi, mereka adalah empat pelayanan Efesus 4:11 di sekitar nabi utusan yang hidup pada zaman mereka.
56 Demikianlah, dalam dispensasinya, seekor makhluk tidak dapat menjelaskan apa yang dikatakan makhluk lain kecuali jika ia adalah anaknya. Anak-anak dan murid-murid singa untuk singa, anak-anak lembu untuk lembu, anak-anak makhluk berwajah manusia untuk makhluk berwajah manusia, dan anak-anak rajawali untuk rajawali.
57 Baik Yeremia maupun murid Yeremia tidak berwenang menafsirkan apa yang dikatakan Yesaya, kecuali jika itu merupakan nubuat yang berkaitan dengannya! Demikianlah, ketika membaca kitab seorang nabi, kita mendapat kesan bahwa nabi tersebut tidak memperhatikan keberadaan hukum Taurat dan nabi-nabi lain yang datang sebelumnya.
58 Yesaya tidak berbicara tentang Musa dan hukum Musa maupun tentang nabi lain. Kalian mengerti? Dan sekarang, jika Allah mengutus nabi lain ke bumi pada zaman kita, menurut teks ini ia tidak datang untuk memberitakan apa yang dikatakan Yeremia, Yesus dari Nazaret, Musa, atau nabi lainnya, tetapi untuk memberitakan wahyu kenabian yang diberikan langsung oleh Allah pada zaman sekarang di bumi. [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”].
59 Maleakhi tidak mengomentari kitab Yeremia, nabi lain, hukum Taurat, atau Mazmur. Nabi Zakharia tidak mengomentari kitab Daniel, nabi lain, hukum Taurat, atau Mazmur! Nabi Yesaya tidak mengomentari kitab Amos, nabi lain, hukum Taurat, atau Mazmur! Kecuali jika apa yang dikatakan nabi dari zaman dahulu itu mendapatkan penggenapannya dalam pelayanan nabi tersebut, sebagaimana Tuhan Yesus sering merujuk kepada para nabi dan Mazmur.
60 Dan dalam pengertian inilah saya merujuk kepada Matius 25:6, Wahyu 12:14, Yesaya 30, Yosua 6, Daniel 12, dan yang lainnya yang menurut teks ini berkaitan langsung dengan saya. [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”]. Jika tidak, ketika Allah mengutus seorang nabi ke bumi, tujuannya adalah mengatakan sesuatu yang baru yang belum diketahui dunia. Itulah sebabnya nabi utusan disebut sebagai terang dunia pada zamannya.
61 Itulah sebabnya Seruan Tengah Malam datang untuk mengatakan bahwa Alkitab Louis Segond, King James, Scofield, Thompson… adalah buku-buku jimat. Seruan Tengah Malam datang untuk mengatakan bahwa roh-roh yang menggerakkan setiap gereja Katolik, Protestan, Injili, dan Branhamis, termasuk misi dan pelayanan, termasuk semua orang yang mengikuti Pesan William Branham, bahkan dalam kemurniannya, adalah roh-roh setan.
62 Seruan Tengah Malam datang untuk menggenapi Matius 25:6. Seruan Tengah Malam datang untuk menggenapi Wahyu 12:14. Seruan Tengah Malam datang untuk menafsirkan bahasa yang tidak dikenal. Seruan Tengah Malam datang untuk mengungkapkan apa itu peperangan Armagedon. Seruan Tengah Malam datang untuk mengungkapkan Kejadian 7. Seruan Tengah Malam datang untuk memberitakan kunjungan Allah kepada orang-orang Ismael dan apa yang akan menjadi isi kunjungan tersebut.
63 Seruan Tengah Malam datang untuk mengatakan bahwa semua nabi selain nabi Kacou Philippe adalah alat di tangan Iblis. Seruan Tengah Malam datang untuk mengatakan bahwa kita sudah berada di tengah malam. Seruan Tengah Malam datang untuk mengatakan bahwa baptisan air untuk zaman ini adalah baptisan pemulihan. [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”].
64 Seruan Tengah Malam tidak datang untuk mengomentari Mazmur atau menjelaskan surat-surat Paulus. Jika kalian memiliki buku-buku dari masa lalu, tidak peduli seberapa besar buku-buku itu telah membantu kalian dalam iman, bakarlah semuanya seperti seseorang membakar jimat yang diberikan seorang dukun ketika ia masih kafir…
65 Sementara pagi ini kita telah mendengarkan khotbah ini, kita akan berdoa agar Allah menjaga kita. Alkitab mengatakan dalam Matius 25:6 bahwa sebuah Pesan akan datang. Kita tahu bahwa Perjanjian Baru merupakan gambaran dari Perjanjian Lama. Tetapi Pesan ini adalah pemulihan dari kedua Perjanjian. Kalian mengerti? Dan Alkitab mengatakan bahwa kedua sayap rajawali besar akan diberikan kepada perempuan itu. Sayap kiri dan sayap kanan. Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru akan membawa Gereja jauh dari hadapan ular.
66 Dalam Wahyu 18 dikatakan: Keluarlah dari tengah-tengahnya, tetapi pergi ke mana? Kalian mengerti? Tetapi kali ini pada akhirnya, Injil ini harus membawa anak-anak Allah, Gereja yang hidup, jauh dari hadapan ular! Apakah itu? Tidak pernah roh kudus dari gereja Katolik, Protestan, Injili, atau Branhamis dapat menyesatkan orang-orang yang paling lemah di antara kita! [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”].
67 Kita tidak akan pernah duduk di gereja Katolik, Protestan, Injili, atau Branhamis, baik untuk pernikahan maupun untuk pemakaman ayah kita! [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”]. Tidak peduli nama gereja apa yang akan digunakannya, ia tidak akan melihat kita di hadapannya! [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”].
68 Alkitab King James, Scofield, atau Louis Segond tidak akan pernah menyesatkan kita karena untuk selamanya kita mengetahui bahwa itu adalah buku-buku jimat! Kita tidak akan pernah berada dalam kebaktian malam atau konvensi seorang nabi palsu dan tidak akan pernah ditemukan di rumah kita buku seorang imam atau buku pelayanan Efesus 4:11, yaitu buku seorang rasul, nabi gereja, penginjil, atau pengajar. [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”].
69 Dan kali ini untuk selamanya, karena Alkitab mengatakan bahwa kita akan dibawa jauh dari hadapan ular. Mengapa? Karena Allah telah menunjukkan kasih karunia kepada kita melalui sebuah Pesan kenabian sebagai penggenapan Wahyu 12:14, dan Pesan ini adalah terang dunia! Dan karena kunci-kunci Kerajaan berada di sini.
70 [Catatan: Saudara Philippe dan jemaat berdoa bersama] … Sekarang kita akan duduk dan saya akan melakukan panggilan, setelah itu saya akan berdoa dan kita akan mengakhiri ibadah. Sementara kita berada dalam suasana doa, saya akan melakukan panggilan.
71 Ini bukan khotbah biasa yang kami berikan di sini untuk membuat kalian merasa baik, lalu setelah itu kalian dapat pergi mendengarkan seorang pendeta Baptis atau Pentakosta. Ini adalah sebuah Pesan yang datang, satu-satunya, seperti bahtera Nuh pada zamannya. Dan orang yang makan di meja ini tidak makan di meja lain. [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”].
72 Pesan ini adalah manifestasi Firman yang adalah Tuhan Yesus Kristus pada zaman kita. Bukti bahwa kalian akan menerima Tuhan Yesus Kristus jika kalian hidup di Israel dua ribu tahun yang lalu adalah bahwa kalian menerima sekarang orang yang menurut teks ini Dia utus! Sebab Dia yang menerima Aku, menerima Dia yang mengutus Aku, menurut yang dikatakan-Nya dalam Matius 10:40! [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”].
73 Allah mengumpulkan anak-anak-Nya di sekitar nabi utusan yang hidup pada zaman mereka. Itulah sebabnya Alkitab adalah kitab dari kitab-kitab para nabi. Dan jika Allah harus mengumpulkan anak-anak-Nya yang berada di bumi sekarang, menurut teks ini Dia akan selalu mengumpulkan mereka di sekitar seorang nabi utusan yang hidup.
74 Anak-anak Iblis terbagi-bagi dalam gereja-gereja untuk dibakar menurut Matius 13:24-30, tetapi kita, anak-anak Allah, harus dikumpulkan di satu tempat di sekitar nabi utusan yang hidup pada zaman kita sebelum dikumpulkan bersamanya di Surga. [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”]. Kita harus memiliki roh yang sama, berbicara dengan bahasa yang sama, dan memiliki gembala yang sama, sebagaimana layaknya anak-anak Allah. Dan sepanjang zaman, itulah yang Allah lakukan.
75 Ketika tidak ada nabi di bumi, iman anak-anak Allah terbagi di antara murid-murid dari orang-orang dahulu yang berbeda. Di antara orang Farisi, Saduki, Helenis, Zelot, Herodian, Eseni… Tetapi ketika Allah mengutus nabi utusan pada zaman mereka, semua anak Allah yang terbagi dan tersebar dalam gereja-gereja itu datang dan berkumpul di sekitar Pesan nabi tersebut. Ada Eksodus. Mereka yang berasal dari Allah keluar dari sinagoga-sinagoga untuk berkumpul di sekitar Pesan zaman itu, yaitu Pesan yang dibawa oleh nabi yang masih hidup di bumi.
76 Jika seluruh Kekristenan berkumpul di sekitar Alkitab yang merupakan kumpulan kitab para nabi, itu karena Allah hanya mengumpulkan umat-Nya di sekitar nabi utusan yang hidup. Jika kalian berasal dari Allah, bukan iman sejarah yang harus kalian miliki agar diselamatkan, tetapi menerima Pesan zaman kalian, yaitu Pesan yang dibawa oleh nabi yang hidup pada zaman kalian. [Catatan: Jemaat berkata: “Amin!”].
77 Dan jika seseorang berada di sini pagi ini untuk pertama atau kedua kalinya, kesempatan diberikan kepadanya untuk sekadar mengangkat tangan dan berkata: “Saya percaya bahwa nabi Kacou Philippe adalah orang yang diutus Allah kepada kita pada generasi ini seperti Nuh, melalui siapa kita harus diselamatkan.”
78 Adakah seseorang yang ingin menerima? … Saudara, semoga Allah memberkatimu di sana! Saudara, semoga Allah memberkatimu! Allah memberkatimu! Saudari, semoga Allah memberkatimu di sana! Semoga Allah memberkati kalian. Terima kasih! Semoga Allah memberkati kalian!
79 Sekarang saya ingin meminta sesuatu yang khusus kepada kalian. Datanglah ke depan, dan kita akan berdoa untuk kalian; keluarlah dari barisan dan datanglah… semua orang yang kalian lihat di dalam ruangan dan di luar di bawah tenda, bukan karena mereka kuat, tetapi dengan pertolongan dan kasih karunia Allah kita mengikuti Pesan ini! Sempitlah pintunya, sesaklah jalannya, tetapi dengan pertolongan dan kasih karunia Allah, kita dapat melakukannya.
80 Dahulu, mereka keluar dari antara orang Farisi, Saduki, Helenis, dan Herodian untuk datang kepada Tuhan Yesus. Dan sekarang, mereka keluar dari antara Katolik, Protestan, Injili, dan Branhamis untuk datang kepada orang yang menurut teks ini telah diutus oleh Tuhan Yesus Kristus untuk generasi ini.
81 Mereka akan datang dari mana-mana, dari semua benua, dari semua bangsa di bumi, kepada Pesan ini yang menurut teks diberikan oleh Tuhan Yesus Kristus pada 24 April 1993. Tidak mungkin hal itu tidak terjadi karena Allah sendiri yang mengutus malaikat-Nya pada 24 April 1993 untuk menggenapi hal ini. Dan hal itu akan digenapi di bumi. Dan siapa yang memiliki telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!