(Khotbah pada Rabu malam, 17 Oktober 2007 di Adjamé, Abidjan - Pantai Gading)
1Ketika seorang nabi utusan akan bertindak di bumi, Allah menyiapkan keadaan dan banyak dari mereka yang namanya telah tertulis di dalam kitab Kehidupan Anak Domba sebelum dunia dijadikan mulai lahir di bumi.
2Baik! Saya ingin berbicara tentang sesuatu yang lain sebelum mulai. Ketika ratu dari Syeba datang kepada Salomo, perhatikan bahwa, mengenai hikmat Salomo, Alkitab mengatakan bahwa dia sendiri sangat bijaksana dan dia bahkan pergi untuk menguji Salomo dengan teka-teki dan kiasan. 2 Tawarikh 9. Dan mengenai kekayaan Salomo, Alkitab juga mengatakan bahwa dia membawakannya sangat banyak rempah-rempah dan sebuah rombongan unta yang besar mengangkutnya. Dia memberikan lebih dari tiga ton emas kepada Salomo. Tidak ada orang yang telah memberikan sejumlah besar emas seperti itu kepada Salomo. Dia membawakannya batu-batu permata dalam jumlah yang sangat banyak. Kamu lihat?
3Kiranya Allah memberkati kamu! Malam ini, saya ingin membaca terlebih dahulu penglihatan pada 24 April 1993. Baik! Pertama-tama saya membaca penglihatan yang pertama: "Saya melihat diri saya berdiri di pasir pantai lalu di puncak sebuah piramida yang tinggi lalu di pasir pantai lagi di tempat yang lain. Dan saya melihat sebuah truk militer tua keluar dari kedalaman laut dan pergi ke belakang saya. Dan saya berbalik dan melihat bahwa itu berisi orang-orang yang semuanya hidup. Itu adalah wanita-wanita dan salah satu dari mereka adalah blasteran. [Kc.1v2-4]
4Kemudian dua ekor burung merpati datang kepada saya lalu pergi lagi ke atas air. Ada gerhana lalu seorang pria yang tampak seperti Awan dan memegang sebilah pedang turun dari Surga bersama seekor Anak Domba dan bumi diterangi kembali. Mereka berhenti di atas air. Dan Anak Domba itu mulai berbicara kepada saya dalam bahasa yang tidak dikenal. Suara-Nya masuk ke dalam diri saya dan saya jatuh mati. Jiwa saya pergi untuk berdiri bersama Mereka di atas air sementara tubuh saya terbaring di atas pasir pantai. Ketika Dia selesai berbicara kepada saya, jiwa saya masuk ke dalam diri saya dan saya menjadi hidup kembali tetapi saya tidak melihat Mereka lagi.
5Lalu orang banyak datang kepada saya dari sebelah kanan dan saya bertanya kepada mereka apakah mereka telah melihat Malaikat dan Anak Domba itu. Mereka berkata: «Tidak!». Dan saya berkata: Bagaimana mungkin kamu tidak melihat Malaikat dan Anak Domba itu dan semua yang telah Mereka lakukan? Mereka menjawab: «Kami tidak melihat Malaikat dan Anak Domba itu dan kami tidak mendengar Kata-kata yang diucapkan oleh Anak Domba itu tetapi kami mempercayai-Nya sepenuhnya, karena apa yang telah Allah berikan dan yang telah diambil iblis sekarang telah dipulihkan kepadamu». Saya menengadah ke langit dan saya melihat sebuah tangga tersusun antara langit dan bumi di atas air dan malaikat-malaikat naik dan turun. Dan penglihatan itu berakhir».
6Baik! Lima hari yang lalu, saya sedang duduk bersama seorang Saudari. Tiga jam setelah dia meninggalkan saya, saya merasa bahwa dia memiliki sesuatu yang sangat penting untuk Pesan ini. Saya meneleponnya dan hal itu memang demikian. Dia berkata: «saya mendapat dua penglihatan». Dan malam berikutnya, dia datang kembali untuk menjelaskan kedua penglihatan itu kepada saya. Padahal dia telah mendapatkannya bertahun-tahun yang lalu sebelum dia bertemu dengan saya.
7Baik! Saya sampai pada kedua penglihatan itu. Inilah penglihatan yang pertama: Saudari itu berkata: «Saya sedang duduk di rumah dan saya melihat seperti sebuah lukisan di depan saya dan seorang pria yang mengenakan pakaian serba putih berdiri di atas pasir pantai. Dia seorang Kulit Hitam, seorang Afrika. Dia melihat ke permukaan air seolah-olah sedang menantikan sesuatu dan saya melihatnya dari belakang.
8Sementara dia melihat, seekor ikan seperti paus muncul ke permukaan air. Kemudian beberapa saat setelah itu, ikan itu turun perlahan-lahan ke kedalaman air sambil menghembuskan napas, mengeluarkan gelembung-gelembung udara seolah-olah ia telah mati. Kemudian ikan kedua dengan penampilan yang sama muncul di tempat lain dan menghilang dengan cara yang sama seperti yang pertama. Kemudian yang ketiga, lalu yang keempat, lalu yang kelima, lalu yang keenam dan yang ketujuh dan semuanya terjadi dengan cara yang sama.
9Dan ketika ikan yang ketujuh menghilang, ada kilatan petir di atas air, di depan pria berpakaian putih itu. Kilatan petir itu menghasilkan suara-suara yang dahsyat seperti suara-suara dengan percikan-percikan api. Itu bukanlah kilat atau guntur tetapi kilatan petir itulah yang menghasilkan bunyi-bunyi ini seperti retakan-retakan yang dahsyat dengan percikan-percikan api.
10Dan terang dan suara-suara dari kilatan petir itu masuk ke dalam pria itu dan dia bergerak sedikit. Dan terang dan suara-suara dari kilatan petir itu menghantam seluruh ciptaan; dan angin bertiup di atas air dan di atas pohon-pohon. Dan gelombang-gelombang menghantam batu-batu karang. Dan itu seolah-olah itulah yang sedang dinantikan oleh pria berpakaian putih itu dan penglihatan itu berakhir».
11Dan kamu lihat penglihatan pertama ini, tujuh paus dengan penampilan yang sama muncul di tempat-tempat yang berbeda. Tujuh zaman gereja dan tujuh utusan yang menyatakan diri di tempat-tempat yang berbeda di bumi; Di Asia, dengan Paulus, di Eropa dengan Martin Luther, John Wesley, Ulrich Zwingli, dan seterusnya, kemudian di Amerika dengan William Branham dan sekarang di Afrika dengan nabi Kacou Philippe. Dan akan selalu demikian sampai akhir waktu bangsa-bangsa bukan Yahudi. Tujuh ikan dan ikan-ikan ini menghilang sampai yang ketujuh untuk menunjukkan juga bahwa masa William Branham akan berlalu. Dan bahwa setelah itu, Allah akan membangkitkan seorang Afrika yang melaluinya umat manusia harus diselamatkan. [Catatan Redaksi: Jemaat berkata: «Amin!»].
12Sekarang, kita sampai pada penglihatan yang kedua. Setelah penglihatan yang pertama, Saudari itu berkata: «Tetapi apakah ini? Dan segera menyusul penglihatan yang kedua. Orang Afrika yang sama, pria berpakaian putih yang sama yang telah saya lihat berdiri di atas pasir pantai sedang duduk di atas seekor kuda putih di puncak sebuah gunung yang sangat tinggi. Dan gunung itu gundul seperti sebuah piramida. Air telah mengalir di atas piramida itu. Gunung ini berdiri sendiri, tidak berada dalam gugusan pegunungan.
13Dan saya ingin melihat wajah orang Afrika ini tetapi itu tidak mungkin karena saya melihatnya dari belakang. Dia turun perlahan-lahan dan ketika dia melangkah maju, gunung yang di atasnya dia berada tetap berdiri di tempatnya tetapi semua gunung dan bukit lainnya di bumi menjadi rata dan menjadi batu-batu kecil di depannya dan semua pohon, kecil dan besar membungkuk seperti busur sampai dedaunan mereka menyentuh tanah di depannya dan dia pergi kepada seorang wanita tua kulit hitam yang sangat tua.
14Itu seolah-olah wanita tua kulit hitam yang sangat tua ini telah menantikan pria ini sejak lama. Dia terbungkuk karena usia tua, kerutan-kerutan di wajahnya sangat dalam, gerakan-gerakannya sangat lambat. Dia melihat penunggang kuda itu datang, seperti orang melihat satu-satunya harapan dan itu juga seolah-olah karena dialah pria itu datang. Dan pria berpakaian putih itu menunggang kuda hingga kepadanya. Dan ketika dia menyentuh wanita tua itu, dia menjadi seorang gadis muda yang sangat cantik. Bahkan pakaiannya pun diubah.
15Dan atas mukjizat yang terjadi itu, datang lagi orang banyak yang sangat besar, memuji dan menyembah Allah karena mukjizat ini. Dan orang banyak itu menjadi sangat besar. Dan ada pria dan wanita, kecil dan besar, orang kulit putih dan orang kulit hitam, orang-orang dari semua suku bangsa di bumi berteriak dengan suara nyaring: «Kemuliaan bagi Allah kita! kemuliaan bagi Allah kita! Kita telah diselamatkan! Kita telah diselamatkan!». Dan berita itu tersebar dan orang banyak datang dari mana-mana. Dan penunggang kuda itu melangkah maju dan orang banyak itu mengikutinya. Dan penglihatan itu berakhir dan saya gelisah selama beberapa hari». Amin!
16Inilah tepatnya apa yang sedang terjadi saat ini di bumi dan umat manusia tidak melihatnya. Pada zaman Tuhan Yesus Kristus, umat manusia berpikir bahwa kedatangan Tuhan Yesus Kristus akan begitu besar sehingga saluran-saluran televisi akan memancarkannya. Tetapi Allah menyatakan diri-Nya dalam kesederhanaan dan anak-anak Allah mengenali hal itu. [Catatan Redaksi: Jemaat berkata: «Amin!»]. Tetapi penglihatan itu mengatakan bahwa pohon-pohon besar di bumi dan gunung-gunung besar akan tunduk di hadapan tindakan ilahi di bumi ini.
17Perhatikanlah penglihatan yang pertama! Penglihatan yang pertama adalah penglihatan terbesar yang berhubungan langsung dengan Pesan ini setelah penglihatan pada 24 April 1993. Dan itu terjadi di tepi sungai besar Hidekel berhubungan dengan bahasa yang tidak dikenal di Daniel 12:10. Ini tepatnya adalah gambaran lain dari penglihatan pada 24 April 1993 seperti salah satu dari kitab-kitab Matius, Markus, Lukas dan Yohanes berhubungan dengan apa yang telah dilakukan Tuhan Yesus Kristus di bumi. Dan suatu karunia bernubuat, betapapun besarnya, tidak dapat menyamai hal itu. Kamu lihat?
18Dan ketika dia melihat penglihatan yang kedua, dia berkata: «Akankah pria yang seperti itu berjalan di bumi»? Kamu lihat? Yaitu kepada siapa yang telah diberikan untuk memahaminya sejak sebelum dunia dijadikan yang akan memahaminya dan mempercayainya. [Catatan Redaksi: Jemaat berkata: «Amin!»]. Dan mereka itu, sebelum mereka memiliki tubuh, sebelum mereka dinyatakan di bumi, mereka telah percaya dalam pikiran Allah sebelum dunia dijadikan.
19Sekarang, marilah kita mempertimbangkan penglihatan yang pertama. Ketujuh paus itu adalah ketujuh gereja bangsa-bangsa bukan Yahudi yang akan bangkit di tempat-tempat yang berbeda di bumi. Air adalah bangsa-bangsa seperti yang terlihat di Wahyu 17:15. Keempat mata angin adalah kekuatan-kekuatan dan iblis-iblis yang akan membangkitkan gelombang-gelombang, yaitu orang banyak dan bangsa-bangsa melawan orang-orang kudus seperti yang terlihat di Wahyu 12:14 sampai 17. «Dan ular itu menyemburkan air terhadap wanita itu...», yaitu gereja. Kamu lihat?
20Dan paus yang pertama adalah Gereja Efesus dan paus yang sama inilah yang muncul dan yang menghilang sampai yang ketujuh. Fakta bahwa paus yang ketujuh menghilang sepenuhnya berarti bahwa Pesan malam akan berlalu sepenuhnya sebelum Teriakan tengah malam bergema seperti yang terlihat dalam khotbah: Misteri empat binatang yang telah kamu lihat. Paus yang ketujuh menghilang sepenuhnya dan orang-orang Branhamis menjadi binatang keempat di Daniel 7 sebelum Teriakan tengah malam bergema di bumi. [Catatan Redaksi: Jemaat berkata: «Amin!»]. Setelah Laodikia, datanglah pelayanan penunggang kuda di Wahyu 19. Kamu lihat?
21Dan setelah paus yang ketujuh, kilatan petir terjadi, bukan di langit tetapi di atas air. Tepat di tempat dan jarak di mana Malaikat dan Anak Domba itu berdiri pada 24 April 1993. Saudari itu melihat kilatan petir tetapi nabi Kacou Philippe melihat dengan jelas Malaikat dan Anak Domba itu.
22Saudari itu mendengar ledakan-ledakan nyaring yang terputus-putus seperti suara-suara, seperti yang Daniel juga dengar di sana, tetapi nabi Kacou Philippe mendengar Kata-kata secara jelas sampai-sampai dia berkata: bahasa itu dekat dengan bahasa Arab karena saya tidak pernah mendengar seseorang berbicara bahasa Ibrani. Dalam Yohanes 12:28 sampai 29, Alkitab mengatakan bahwa orang banyak mendengar guntur tetapi itu adalah Kata-kata: «Aku telah memuliakan-Nya dan Aku akan memuliakan-Nya lagi». [Catatan Redaksi: Jemaat berkata: «Amin!»].
23Dan Saudari itu berkata bahwa ketika paus yang ketujuh menghilang, pria itu bersiap-siap untuk sesuatu lalu kilatan petir itu datang. Dan suara yang keluar dari kilatan petir itu melepaskan keempat mata angin ke atas air dan air itu terangkat untuk menghantam batu-batu karang dan tempat di belakang pria berpakaian putih itu seperti padang gurun yang telah saya lihat dalam penglihatan kedua pada tahun 1993.
24Ada batu-batu karang; dan ada satu di depan saya karena Tuhan Yesus Kristus Sendiri adalah Batu Karang segala zaman. Dan dalam kitab Wahyu, di mana dikatakan tentang kilatan-kilatan petir, di situ juga dikatakan tentang suara-suara dan guntur-guntur. Kilatan-kilatan petir dan percikan-percikan api membuktikan bahwa itu adalah suara-suara dan Ayub 37:4 mengatakan bahwa Dia tidak menahan kilatan-kilatan petir-Nya ketika Dia memperdengarkan suara-Nya. [Catatan Redaksi: Jemaat berkata: «Amin!»].
25Penglihatan yang kedua adalah penglihatan tentang pelayanan yang mulia. Saudari itu menjelaskan bahwa gunung itu gundul, air telah mengalir di atasnya. Gunung itu agak tinggi dan berdiri sendiri, tidak berada dalam gugusan pegunungan. Dan gunung yang tinggi ini adalah Gereja tua yang sama sejak para rasul. Gereja itu berdiri sendiri, tidak berada dalam gugusan pegunungan; tidak bersama gereja-gereja lain yaitu bahwa gereja itu tidak pernah dan tidak akan pernah terhubung dengan gunung lain yaitu gereja.
26Dan ketika penunggang kuda itu melangkah maju, gereja-gereja yang merupakan gunung-gunung dan bukit-bukit di bumi, menjadi rata, bahkan pohon-pohon bersujud di depannya. Dan pohon-pohon itu adalah orang-orang agama yang besar, para ahli teologi dan raja-raja di bumi. Dan akan terjadi bahwa wali kota-wali kota, anggota-anggota DPR, menteri-menteri dan bahkan presiden-presiden dan raja-raja di bumi akan bangkit untuk menggenapi penglihatan ini dan akan dikatakan bahwa Allah di Surga telah menggunakan seorang Afrika, bukan untuk memikul salib Tuhan Yesus tetapi untuk berbicara atas nama Allah kepada semua penduduk bumi seperti yang telah Dia lakukan dahulu melalui Musa dan para nabi sehingga untuk suatu masa, tidak ada seorang pun yang dapat diselamatkan di seluruh muka bumi kecuali melalui orang Afrika ini. [Catatan Redaksi: Jemaat berkata: «Amin!»].
27Ya! Orang-orang pilihan akan datang dari Timur dan dari Barat, dari Utara dan dari Selatan di atas kepakan sayap burung-burung rajawali; dari Asia, Eropa, Amerika, Afrika untuk pembaptisan-pembaptisan, penahbisan-penahbisan dan lain-lain, bersekutu dengan kita, karena kita memiliki sukacita bersama Dia sebelum dunia dijadikan. Benua-benua telah memisahkan kita, kekayaan telah memisahkan kita, suku-suku bangsa dan gereja-gereja telah memisahkan kita tetapi sang nabi mengumpulkan kita berdasarkan 2 Tawarikh 20:20 dan Hosea 12:14. [Catatan Redaksi: Jemaat berkata: «Amin!»].
28Dan wanita tua ini tidak lain adalah Gereja tua yang sama dari para rasul yang muncul di sini pada tengah malam, kali ini sebagai seorang wanita Afrika. Dan gereja itu tidak bisa memiliki nabi utusan seorang kulit putih karena Alkitab mengutuk pembauran. Dan nabi pada zamannyalah yang membuatnya muda kembali seperti yang terjadi pada generasi-generasi yang lalu.
29Dan dalam kedua penglihatan itu, Saudari itu tidak melihat wajah pria berpakaian putih itu. Dia selalu menempatkan dirinya sedemikian rupa sehingga saudari itu tidak dapat melihat wajahnya. Karena, itu tidak bisa menjadi orang lain selain orang di Matius 25:6 yang akan dia lihat suatu hari nanti di bumi. Dan jika dia telah melihatnya, dia akan percaya hari ini karena dia telah mengenalnya dan bukan karena Pesan ini. Padahal haruslah karena Pesan ini dan itulah tepatnya apa yang sedang terjadi. [Catatan Redaksi: Jemaat berkata: «Amin!»].
30Ketika kamu mendapat penglihatan dari Allah, bahkan sepuluh tahun setelah penglihatan itu, kamu mengingat penglihatan itu seolah-olah itu baru kemarin. Dan dengan demikian dia akan tahu bahwa itu adalah saya. Tetapi ketika dia melihat saya di sisi ini, dia tidak dapat membayangkan bahwa sayalah pria berpakaian putih yang telah dia lihat dalam penglihatan itu, karena tokoh ini besar di hadapan Allah dan tidak berarti di hadapan manusia.
31Sebab apa yang besar di hadapan manusia adalah tidak berarti di hadapan Allah dan apa yang besar di hadapan Allah adalah tidak berarti di hadapan manusia. Kamu lihat? Dan sebelum saya berkhotbah, Allah Yang Mahakuasa telah menyatakan bahwa seorang Afrika akan datang membawa sebuah Pesan dan bahwa melalui Pesan ini, manusia dari semua suku bangsa di bumi akan diselamatkan. [Catatan Redaksi: Jemaat berkata: «Amin!»].
32Dan baik kamu orang Asia, Eropa, Amerika atau Afrika, Kamu harus tahu bahwa seperti pada zaman Nuh, tidak ada seorang pun yang dapat diselamatkan kecuali melalui orang Afrika ini. Ada suatu masa di mana itu adalah Paulus, seorang Asia di sana. Kemudian di Eropa dengan Martin Luther, John Wesley, Ulrich Zwingli dan banyak lainnya. Dan kemudian di Amerika Serikat dengan William Branham. Dan sekarang Allah membangkitkan seorang Afrika, yang di luar dia tidak ada Keselamatan.
33Seperti Nuh untuk zamannya, seperti Tuhan Yesus Kristus untuk zaman-Nya, seperti setiap nabi untuk zamannya, hari ini, itu adalah nabi Kacou Philippe. [Catatan Redaksi: Jemaat berkata: «Amin!»]. Dan kamu tidak dapat diselamatkan di luar apa yang diberitakan oleh nabi Kacou Philippe. Dan siapa yang memiliki telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar! Bab serupa : Kc.1, Kc.36, Kc.130 dan Kc.133